Perjalanan MRT dan KA Jarak Jauh Terhenti Akibat Gempa di Banten

mrt jakarta fase
Ilustrasi: Rangkaian LBB6 memasuki Stasiun MRT Blok M

[2/8]. Gempa bumi bermagnitudo 7,4 skala Richter yang terjadi di Banten sore tadi terasa cukup kencang di sejumlah wilayah di barat Pulau Jawa dan Sumatera seperti Jabodetabek, Sukabumi, Bandung, Lampung, dan Bengkulu. Gempa yang terjadi menyebabkan kepanikan karena terjadi saat jam pulang kantor.

Perjalanan kereta api pun terdampak gempa yang terjadi. Saat gempa terjadi perjalanan MRT Jakarta sempat terhenti selama 10 menit.

Penumpang yang berada di stasiun sempat dievakuasi keluar guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Petugas keamanan dan teknisi langsung melakukan pemeriksaan guna melihat ada tidaknya kerusakan yang ditimbulkan terutama di jalur bawah tanah. Perjalanan MRT kembali normal sekitar pukul 19:28 setelah jalur dinyatakan aman.

Tak hanya MRT, gempa yang terjadi juga menyebabkan perjalanan sejumlah KA di Daop 2 Bandung tertahan. Sebanyak 16 perjalanan KA ditahan di sejumlah stasiun akibat gempa guna mencegah KA tertimpa longsor sebagai dampak dari gempa yang terjadi. Perjalanan dihentikan pada pukul 19:35.

KA yang tertahan di antaranya adalah KA 182A Kahuripan, KA 384, KA 376, KA 349A, dan KA 359 Lokal Bandung Raya, KA 396A Lokal Cibatuan, KA 92 Malabar, KA 7078 dan KA 7097 Argo Parahyangan KA 112A Mutiara Selatan, KA 82 Lodaya, KA 50A Turangga, KA 179B Pasundan, KA 219 Serayu Malam, KA 12379 dan KA 12377 Pangandaran.

Meski pusat gempa berada dekat dengan Banten, namun perjalanan KRL Commuter Line Lintas Kulon dan lintas lainnya di Jabodetabek tetap berjalan normal seperti biasanya.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 skala Richter mengguncang Banten dan Lampung pada pukul 19:05. Gempa berpusat di 147 kilometer barat daya Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten dan berpotensi tsunami. Pukul 21:50 BMKG mengakhiri namun belum mencabut peringatan tsunami.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: