Jalur “Tidur” Gundih – Gambringan Akan Dibuka Untuk Lalu Lintas KA

KA Kalijaga yang dialihkan lewat Jalur Gundih – Gambringan pada Februari 2018 lalu | picture by: Kusnadi

[31/10]. Setelah sekian lama tertidur, akhirnya Jalur Gundih – Gambringan akan kembali dilintasi KA secara reguler. Humas Daop 4 Semarang Krisbiyanto seperti dilansir dari Medcom mengatakan Jalur Gundih – Gambringan akan kembali dilintasi pada 1 Desember 2019 mendatang.

Nantinya KA yang melintas di sini adalah KA Sancaka Utara relasi Surabaya Pasarturi – Kutoarjo via Gundih – Gambringan. Sejumlah persiapan pun dilakukan seperti perbaikan jalur, pemasangan spanduk sosialisasi, hingga rencana penutupan sejumlah perlintasan liar yang akan dilakukan menjelang pengaktifan kembali secara reguler.

Spanduk sosialisasi pengoperasian Jalur Gundih – Gambringan | picture: Hamdi Rahmat

Kabar diaktifkannya kembali jalur sepanjang 10 kilometer ini  untuk dilintasi KA secara reguler cukup menggembirakan bagi sebagian besar pecinta kereta api.

Pasalnya terakhir kali KA melintas reguler di Jalur Gundih – Gambringan pada 2010. KA terakhir yang melintas secara reguler di jalur ini adalah KA angkutan BBM relasi Cepu – Rewulu. Setelah KA angkutan BBM berhenti beroperasi, jalur ini kemudian bersatus sebagai jalur tidur yang hanya dioperasikan apabila jalur Brumbung – Gundih mengalami gangguan.

Pengalihan lalu lintas ke Jalur Gundih – Gambringan terakhir kali dilakukan pada Februari 2018 lalu setelah petak antara Gundih dan Karangsono longsor akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut. Perjalanan yang dialihkan di antaranya adalah Brantas, Matarmaja, Kalijaga, Majapahit, dan KA angkutan semen.

(RED/BTS)

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: