Berita KAIndonesiaKereta Api

Institut Teknologi Sumatera akan Buka S1 Teknik Perkeretaapian

Gerbang Institut Teknologi Sumatera | Sidik Aryono / Lampung Geh

[27/10]. Kalian siswa SMA kelas 12? Mau kuliah Teknik Perkeretaapian tapi takut gak diterima di API ataupun STTD? Jangan khawatir karena tahun depan akan ada alternatif buat kalian yang hendak meraih mimpi di dunia perkeretaapian Indonesia.

Institut Teknologi Sumatera (ITERA) akan membuka program studi (prodi) S1 Teknik Perkeretaapian. Rencana tersebut disampaikan oleh Rektor ITERA Ofyar Z Tamin. Dalam wawancara oleh media, Ofyar mengatakan dibukanya prodi teknik perkeretaapian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang perkeretaapian.

Perkembangan infrastruktur perkeretaapian yang semakin pesat serta perkembangan teknologi perkeretaapian yang semakin berkembang menuntut kebutuhan akan SDM perkeretaapian yang berkualitas. Terlebih pembangunan infrastruktur kereta api saat ini tak hanya terpusat di Pulau Jawa, melainkan menyebar hingga Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ofyar mengatakan saat ini pihaknya tengah menanti izin dari BAN PT untuk dapat melakukan penerimaan mahasiswa baru. Ditargetkan penerimaan mahasiswa baru dapat dilakukan pada 2020 mendatang. Pihaknya juga akan merekrut sebanyak 6 hingga 8 orang untuk mengisi kurikulum.

Pihaknya juga akan memanfaatkan semaksimal mungkin program BIDIKMISI yang digalakan oleh pemerintah serta bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa tak mampu.

(RED/BTS)

Kumparan


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×