Mengenal Lebih Dekat GC-220, TMV Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Tampak depan TMC GC-220 yang berada di Pelabuhan Tanjung Priok | picture: Nabil Khoiri

[5/11]. Setelah beberapa hari menjadi sebuah misteri yang menghebohkan jagat maya pecinta kereta api, akhirnya terungkap juga apa kereta yang tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada 1 November lalu. Kereta tersebut adalah sebuah track motor vehicle (TMC) seri GC-220 yang diimpor oleh KCIC.

TMV ini dibuat oleh anak perusahaan CRRC yang bergerak di bidang produksi mesin perbaikan jalan rel, CRRC Track Construction and Maintenance Baoji.

TMV ini memiliki panjang 14,06 meter, lebar 3,272 meter, dan tinggi 4,72. TMV ini menggunakan lebar sepur standar 1435 mm dengan susunan gandar 1A-A1 atau BB. TMV ini memiliki berat kosong 34 ton dan memiliki penggerak mesin diesel yang menghasilkan tenaga sebesar 216 kilowatt. TMV ini dapat dipacu hingga kecepatan 110 km/jam.

TMV ini memiliki dua kabin yang berada di bagian depan dan belakang kereta sehingga masinis dapat mengendalikan kereta dari kedua arah. TMV ini hanya memiliki dua pintu yang berada di sisi kanan dan kiri kereta untuk keluar-masuk penumpang dan masinis.

Tampak samping TMC GC-220 | picture: Nabil Khoiri

Jika dilihat sepintas kita pasti teringat dengan kereta inspeksi generasi pertama yang diproduksi INKA. Hanya bedanya, kereta inspeksi generasi pertama INKA memiliki lebar sepur 1067 mm dan hanya memiliki 2 gandar. Rencananya TMV ini akan digunakan untuk membantu pembangunan Jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

Belum diketahui di mana TMV ini akan disimpan mengingat Dipo Kereta Cepat Tegalluar dan Jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung masih dalam proses pembangunan. Namun ada spekulasi yang mengatakan TMC ini akan disimpan di Casting Yard 1 yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

(RED/BTS)

CRRC Zhuzhou

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: