Cegah Penyebaran COVID-19, KAI Semakin Kurangi Perjalanan Kereta Api

KA Kutojaya Utara, salah satu kereta api yang terkena imbas pembatalan perjalanan

[26/3] Setelah sebelumnya PT KAI melakukan pembatalan kereta api tahap 1 pada 21 Maret, saat ini KAI akan melanjutkan pembatalan KA ke tahap selanjutnya. Hal ini sesuai dengan tujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat dan mendukung kebijakan social distancing.

Sebagaimana dikutip dari rilis pers resmi PT KAI, ada tiga tahap pembatalan. Tahap 1 yang sudah dilaksanakan 21 Maret, lalu tahap 2 (26 Maret), dan tahap 3 (1 April). Total KAI akan mengurangi 103 perjalanan KA, terdiri dari 72 KA jarak jauh dan 31 KA lokal. Sehingga mulai 2 April hanya ada 429 perjalanan KA, terdiri dari 182 KA jarak jauh dan 247 KA lokal.

Jadwal yang dibatalkan KAI adalah jadwal yang masih mempunyai alternatif perjalanan, sehingga bagi yang harus bepergian masih ada alternatif. KAI akan menghubungi penumpang yang terdampak via contact center 121 perihal pembatalan dan pengalihan jadwal KA. Jika KA pengganti adalah kelas yang lebih tinggi, penumpang tidak perlu membayar bea tambahan. Sebaliknya, jika KA pengganti adalah kelas yang lebih rendah, penumpang mendapat pengembalian bea di stasiun tujuan. Batas pengembalian bea ini adalah 3 hari setelah tanggal yang tertera di tiket.

Sedangkan jika penumpang memilih membatalkan perjalanan, maka akan diberikan pengembalian bea penuh.  Daftar perjalanan KA yang dibatalkan adalah sebagai berikut:

Tabel perjalanan KA yang dibatalkan | Sumber: PT KAI

Untuk KA Turangga, Argo Wilis, Mutiara Selatan, dan Malabar untuk saat ini tetap melayani dari Bandung ke tujuan masing-masing. Perjalanan hanya dibatalkan antara Bandung-Jakarta Gambir atau Pasar Senen (khusus Malabar). (RED/IHF)

Pembaharuan 29/3/2020 21.20: Mulai tanggal 29 Maret, KA Turangga, Argo Wilis, Mutiara Selatan, dan Malabar batal.

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: