Satu Tahun Beroperasi, MRT Jakarta Layani 30 Juta Pelanggan

MRT Jakarta meninggalkan Stasiun Blok M

[26/3] Tanpa terasa, MRT Jakarta telah resmi beroperasi selama setahun. Setelah sebelumnya dibuka untuk ujicoba publik dari 12 hingga 23 Maret, MRT Jakarta kemudian diresmikan tanggal 24 Maret 2019. Peresmian ini dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Peringatan setahun operasional resmi ini dilakukan dalam keheningan sebagai dampak COVID-19.

Dikutip dari rilis pers MRT Jakarta, dalam setahun ini MRT Jakarta telah sukses melayani 30 juta pelanggan dengan rata-rata pelanggan per hari mencapai 90 ribu. Jumlah ini melampaui target awal mereka yaitu 65 ribu pelanggan per hari. Hingga saat ini MRT Jakarta telah mempunyai satu jalur sepanjang 16 km dengan 10 km jalur layang dan 6 km jalur bawah tanah.

Dalam setahun ini juga MRT Jakarta telah memulai pembangunan fase 2 mereka. MRT Jakarta juga melahirkan anak perusahaan patungan dengan PT KAI yaitu PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ). MITJ ini bergerak dalam pengelolaan kawasan di sekitar stasiun Jabodetabek. Sedangkan dari performa operasional, MRT Jakarta menyebutkan berhasil mencapai ketepatan waktu 99,8%. Parameter ketepatan waktu ini meliputi ketepatan waktu berangkat, waktu tempuh, dan waktu tiba.

MRT Jakarta juga menyebutkan kehadiran mereka telah menjadi katalis perubahan budaya mobilitas masyarakat. Yaitu dengan peningkatan kedisiplinan di sarana publik, antre saat keluar/masuk kereta dan stasiun, hingga menjadi lebih sering berjalan kaki. Selain itu juga pihaknya menyebutkan MRT Jakarta mendorong Jakarta menjadi lebih ramah pejalan kaki dan pesepeda dengan perencanaan kota berkonsep urban regeneration.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar pun menyampaikan apresiasinya pada masyarakat atas dukungan terhadap MRT Jakarta. Ia berharap MRT Jakarta akan terus menjadi moda transportasi yang selalu dipercaya dan diandalkan masyarakat. Ia pun mengakui masih banyak evaluasi yang harus dilakukan oleh MRT Jakarta demi tercapainya pelayanan yang optimal.

Pemerintah melalui Kemenkominfo, Perum Peruri, PT Pos Indonesia, dan PT MRT Jakarta juga menerbitkan prangko seri Moda Raya Terpadu. Prangko seri ini diterbitkan pada Selasa 24 Maret lalu untuk memperingati setahun beroperasinya MRT Jakarta. Prangko seri ini mempunyai nominal Rp 4.000 dan terdiri dari dua jenis gambar. Yaitu bergambar kereta MRT di jalur bawah tanah dan di jembatan lengkung atas tanah (Dekat Fatmawati – REDaksi)

Prangko seri Moda Raya Terpadu | Foto: MRT Jakarta

Prangko seri ini dikeluarkan dalam berbagai kemasan. Yaitu prangko tunggal, prangko hari pertama, kemasan mini sheet (8 keping), dan full sheet (18 keping). Untuk kemasan sampul hari pertama dicetak sekitar dua ribu set (satu set terdiri dari dua jenis keping prangko tersebut), kemasan mini sheet dicetak sebanyak 10.000 set, dan full sheet sebanyak 360 ribu set. Masyarakat bisa mendapatkannya secara daring melalui situs web filateli.co.id. (RED/IHF)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: