Dukung PSBB, KAI Buka Layanan Angkutan Telur Blitar-Jakarta

Box berisi telur saat akan dimasukan ke dalam kereta bagasi di Stasiun Blitar | Foto: PT KAI

[10/4] Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta terkait wabah COVID-19 membuat KAI terpaksa membatalkan sebagian besar perjalanan KA jarak jauh dari dan ke Jakarta selama 14 hari. Melihat hal ini, PT KAI melihat peluang untuk ikut serta mendukung pelaksanaan PSBB.

Salah satunya adalah membuka layanan angkutan kargo angkutan sembako. Untuk ini PT KAI bekerjasama dengan Food Station Tjipinang Jaya, BUMD milik Pemprov DKI di bidang pangan, membuka layanan kargo angkutan telur relasi Blitar – Cipinang. Hal ini dimungkinkan karena angkutan kargo untuk makanan dan minuman tidak termasuk pembatasan pada PSBB.

Seperti dilansir dari rilis resmi PT KAI, dalam perjalanan perdananya sebanyak 4.620 kg telur atau sekitar 75.600 butir telur diangkut menggunakan kereta api. Telur-telur yang berasal dari peternakan di Blitar dimasukan ke dalam kardus. Selanjutnya telur-telur tersebut diangkut dengan truk menuju Stasiun Blitar untuk kemudian dimasukan ke dalam kereta bagasi dan dibawa ke Cipinang. Perjalanan pertama angkutan kargo ini berangkat dari Blitar pada 9 April dan tiba di Cipinang pada 10 April.

Plt VP Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan uji coba pada angkutan kargo telur untuk mencari metode paling efisien dan aman terutama saat bongkar muat guna memastikan telur yang diangkut aman dan tidak rusak selama dalam perjalanan.

Ke depannya jumlah telur yang diangkut dengan kereta api akan lebih banyak yakni mencapai 20 ton dalam sekali jalan dari Blitar ke Jakarta. Tak hanya telur, ke depannya PT KAI juga akan membuka layanan kargo untuk angkutan sembako lainnya seperti beras, gula, sayur mayur, buah-buahan, dan lain sebagainya.

(RED/BTS/IHF)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: