Operator KA di Eropa Berangsur Beroperasi Kembali

Ilustrasi S-Bahn, salah satu layanan yang telah berangsur normal kembali | Foto: Bahnatiker, Wikimedia Commons

[2/5] Ketika PT KAI baru saja membatalkan seluruh perjalanan KA jarak jauh pada 24 April lalu, di Eropa justru banyak operator KA yang berangsur kembali beroperasi normal. Hal ini dimungkinkan dikarenakan relaksasi pembatasan perjalanan oleh pemerintah berbagai negara di Eropa.

Seperti yang dilansir dari International Railjournal, beberapa negara yang melakukan ini adalah Swiss, Jerman, Belgia, dan Norwegia. Selain itu, di luar Eropa juga ada Kazakhstan yang telah mempunyai rencana yang sama.

Swiss

Di Swiss, layanan kereta api penumpang domestik oleh Swiss Federal Railways (SBB) telah beroperasi kembali mulai 26 April. Di antaranya

  • IC1 Zurich – Bandara Jenewa: Perjalanan antara Friborg dan Bandara Jenewa kembali beoperasi
  • IR70 Lucerne – Zurich: jarak antar kereta kembali menjadi 30 menit sekali
  • IR75 Zurich – Weinfelden – Konstanz: peningkatan perjalanan antara Zurich dan Kreuzlingen
  • IR17 Zurich – Olten – Bern: jarak antar kereta kembali menjadi 30 menit sekali
  • ZVV S19 Dietikon – Effretikon – Dietikon: Lebih banyak kereta yang berjalan
  • RE Annemasse – Jenewa – Lausanne – Vevey/St-Maurice: Jarak antar kereta antara Jenewa dan Vevey/St-Maurice kembali menjadi 30 menit sekali.

Selain itu, operator regional telah menggunakan gapeka normal per 27 April kemari. Akan tetapi, layanan internasional tetap dihentikan dan Kantor Kesehatan Masyarakat Federal (BAG) tetap tidak menyarankan perjalanan yang tidak esensial.

Jerman

Sementara di Jerman, meskipun layanan jarak jauh masih terbatas, layanan regional mereka telah berangsur pulih kembali. Bekerja sama dengan Baden-Württemberg and Bavaria, DB Regio telah menambah kembali layanan regional dan S-Bahn dengan gapeka reguler di Franconia Barat per 20 April.

Di Saxony-Anhalt, Thuringia, Rhineland-Palatinate, Saarland and Baden Utara, layanan direncanakan kembali normal pada 4 Mei. Begitu pula dengan Berlin, Brandenburg, Mecklenburg-Pomerania Barat, Lower Saxony dan Bremen. Meskipun demikian, penumpang diwajibkan untuk mematuhi social distancing dengan menjaga jarak 2 meter dan mengenakan masker.

Sementara itu, layanan inter-regional antara Brandenburg, Mecklenburg-West Pomerania dan Polandia masih dibatalkan hingga 10 Mei.

Belgia

Sedangkan di Belgia, Infrabel selaku pengelola infrastruktur dan SNCB selaku operator KA telah bersiap untuk kembali beroperasi penuh pada 4 Mei. Hal ini dilakukan menyusul langkah pemerintah yang secara bertahap merelaksasi pembatasan pergerakan.

SNCB akan mengembalikan semua layanan kereta api termasuk panjang rangkaiannya untuk memenuhi permintaan selagi menjaga social distancing. Namun pengoperasian kembali ini tidak termasuk beberapa kereta P (Peak Hour Train) dari dan menuju Brussels.

Penumpang di atas 12 tahun diwajibkan untuk mengenakan masker dan disarankan untuk melakukan perjalanan di luar waktu puncak.

Norwegia dan Kazakhstan

Sementara itu Norwegia dan Kazakhstan juga masing-masing telah mempunyai rencana mereka untuk kembali beroperasi normal. Di Norwegia, Direktorat Perkeretaapian telah berdiskusi ke operator untuk kembali membuka layanan mereka pada akhir April begitu sekolah dan TK mulai dibuka kembali Mei.

Sedang di Kazakhstan, layanan bus dan rel antar kota akan beroperasi kembali pada 12 Mei. Namun, hal ini masih bergantung pada situasi setempat. (RED/IHF)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: