Melihat Proses Sterilisasi Kereta Dengan Sinar UV di LRT Jakarta

Rangkaian LRV milik LRT Jakarta saat disterilkan menggunakan sinar ultraviolet

Di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini perusahaan operator transportasi berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan kesterilan sarana yang mereka operasikan dari bakteri maupun virus apapun termasuk coronavirus. Hal seperti ini juga dilakukan oleh LRT Jakarta, salah satunya dengan sterilisasi rangkaian kereta.

LRT Jakarta menggunakan sinar ultraviolet untuk sterilisasi rangkaian kereta. LRT Jakarta menjadi operator kereta api pertama di Indonesia yang menggunakan metode sterilisasi ini.

Penggunaan ultraviolet untuk sterilisasi ruangan sebenarnya sudah banyak diterapkan dalam dunia medis seperti dalam sterilisasi ruangan di rumah sakit. Sinar ultraviolet yang digunakan dalam sterilisasi rangkaian LRV adalah ultraviolet C atau UV-C yang diketahui dapat membunuh mikroorganisme dan virus termasuk jenis coronavirus.

Metode sterilisasi sarana transportasi menggunakan ultraviolet sudah diterapkan di beberapa negara seperti Tiongkok dan Amerika Serikat.

SOP khusus diterapkan dalam sterilisasi rangkaian menggunakan sinar ultraviolet mengingat efek dari paparan sinar ini yang dapat membakar kulit hingga menyebabkan kanker. Petugas yang akan melakukan sterilisasi diharuskan menggunakan APD seperti baju hazmat putih, masker, dan kacamata hitam.

APD yang digunakan oleh petugas dalam sterilisasi rangkaian LRV menggunakan sinar ultraviolet

Rangkaian yang hendak disterilkan terlebih dahulu harus dicuci menggunakan mesin cuci kereta otomatis serta interiornya dibersihkan dan disemprot desinfektan. Setelah rangkaian dibersihkan, petugas yang sudah menggunakan APD akan masuk dan mulai memasang lampu ultraviolet di dalam rangkaian kereta.

Lampu ultraviolet ini dapat menjangkau ruangan hingga luas 40 meter persegi. Ditambah lampu ini dapat dioperasikan dari jauh sehingga petugas dapat mengoperasikannya dari jarak yang aman.

Lampu ultraviolet yang digunakan dalam sterilisasi rangkaian LRV Jakarta

Setelah petugas selesai memasang lampu ultraviolet dan menyambungkannya ke sumber listrik, lampu dalam kereta akan dimatikan dan pintu kereta ditutup. Sebelum lampu ultraviolet dinyalakan, petugas akan keluar dari dalam kereta dan mundur hingga ke jarak yang aman.

Butuh waktu sekitar 25 menit untuk mensterilkan rangkaian LRV menggunakan lampu ultraviolet. Pada 15 menit pertama lampu ultraviolet dinyalakan untuk mensterilkan seluruh rangkaian. Sedangkan pada 10 menit selanjutnya lampu dimatikan untuk menunggu efek dari sinar ultraviolet di dalam rangkaian hilang.

Tak hanya penggunaan sinar ultraviolet untuk sterilisasi rangkaian, LRT Jakarta juga membuat beberapa inovasi untuk memastikan rangkaian LRV, stasiun, dipo, dan kantor aman dari penyebaran wabah COVID-19. Seperti pemasangan HEPA filter di ventilasi kereta, implementasi QR ticketing, penggunaan UV shoe chamber di kantor, serta sistem pelaporan maintenance tanpa kertas.(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: