Otoritas Swiss Cari Pemilik 3 Kilogram Emas Batangan Yang Tertinggal di Kereta Api

Ilustrasi emas batangan | Foto: Warta Nasional

[16/6] Kita seringkali mendengar kasus barang tertinggal di dalam kereta api. Biasanya barang yang tertinggal adalah barang kecil seperti tas, dompet, telepon genggam, payung, dan lain sebagainya. Apa jadinya jika yang tertinggal adalah emas batangan dalam jumlah yang sangat besar?

Otoritas kepolisian Swiss saat ini tengah mencari pemilik sebuah tas berisi emas batangan yang tertinggal di dalam kereta api pada Oktober 2019 lalu. Tak tanggung-tanggung, emas yang tertinggal memiliki total berat 3 kilogram dengan total nilai 182.000 Franc Swis atau sekitar Rp 2,7 miliar.

Seperti dilansir dari CNN, tas berisi emas ini ditemukan di dalam kereta api relasi St Gallen – Lucerne. Kepolisian terpaksa membuka kasus ini kepada publik dalam buletin yang diterbitkan pada 2 Juni lalu setelah pihak kepolisian menemui jalan buntu untuk menemukan pemilik tas ini.

Saat ini tas berisi emas tersebut disimpan di kantor pengadilan Kota Lucerne. Bagi yang merasa kehilangan tas tersebut diberikan waktu 5 tahun untuk mengklaim tas tersebut.

Namun tentunya pihak pengadilan akan meminta bukti-bukti konkrit untuk memastikan tas berisi emas tersebut dimiliki oleh orang yang bersangkutan. Menurut keterangan juru bicara kantor pengadilan, telah ada beberapa permintaan informasi dari beberapa pihak, namun belum ada informasi lebih lanjut saat ini. (RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: