Rangkaian Maglev Kecepatan Sedang Buatan Jerman Dikirim ke Tiongkok

Rangkaian maglev kecepatan sedang buatan Max Bögl saat dimasukan ke dalam pesawat Antonov untuk dikirim ke Tiongkok |  Foto: Railway Gazette

[18/6] Rangkaian pertama kereta magnetic levitation (maglev) berkecepatan sedang yang dikembangkan oleh pabrikan Jerman, Max Bögl Group’s, dikirim dari Jerman ke Tiongkok pada 11 Juni lalu. Rangkaian dikirim dari Munchen ke Chengdu melalui jalur udara menggunakan salah satu pesawat kargo terbesar di dunia, Antonov An-124-100.

Seperti dilansir dari Railway Gazette, sebanyak 2 unit kereta dikirim ke Tiongkok untuk menjalani uji coba di jalur uji di Chengdu yang dibangun oleh rekanan Max Bögl Group’s, Xinzhu. Sebelum diujicoba di Chengdu, rangkaian maglev ini sudah pernah menjalani uji coba di jalur uji yang berada di Sengenthal, kota kecil dekat Nurnberg, Jerman.

Jalur uji sepanjang 3,5 kilometer dibangun untuk menguji rangkaian serta mendemonstrasikan konsep Transport System Bögl (TSB) untuk maglev berkecepatan rendah dan sedang di wilayah perkotaan. Konsep maglev TSB ini melanjutkan konsep maglev Transrapid yang pengembangannya telah dihentikan.

Lain halnya dengan maglev yang dikembangkan oleh CRRC dan Hitachi yang dirancang memiliki kecepatan tinggi dan beroperasi pada jarak yang jauh, maglev TSB yang dikembangkan oleh Max Bögl dirancang hanya beroperasi di kecepatan rendah dan jarak yang pendek yakni 30 kilometer.

Jalur maglev ini menggunakan beton girder dengan tinggi 1,2 meter dan panjang 23,5 meter satu buahnya. Girder jalur maglev TSB diyakini lebih ringan dari girder jalur kereta api biasa, lebih murah, dan estetis.(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: