MRT Jakarta Cari Pendanaan Tambahan Untuk Pembangunan Jalur Fase 2

mrt jakarta diperpanjang ke tangsel
Ilustrasi: KRL MRT Jakarta rangkaian LBB3 dan LBB8 di dipo Lebak Bulus | foto: Nurachman Hafizh

[15/7] MRT Jakarta mengajukan dana pinjaman sebesar Rp 10 triliun kepada JICA untuk melanjutkan pembangunan Jalur MRT Jakarta fase 2. Seperti dilansir dari Railjournal, dana tambahan yang diajukan mengikuti pinjaman sebesar Rp 9,4 triliun yang sudah disetujui oleh JICA pada Maret tahun lalu dan biaya pembangunan fase 1 sebesar Rp 16 triliun yang disetujui pada 2006.

Selain dari JICA, MRT Jakarta juga mencari dana tambahan dari lembaga keuangan antar negara lainnya seperti KFW Jerman dan China Asian Infrastructure Investment Bank. Selain dari asing, MRT Jakarta juga turut mencari pendanaan dari investor lokal.

Selain pembangunan jalur fase 2, MRT Jakarta saat ini juga tengah melakukan pembangunan TOD di sejumlah stasiun seperti ASEAN yang saat ini tengah dikerjakan serta Fatmawati dan Lebak Bulus yang rencananya akan mulai dibangun pada akhir tahun ini. Pengembangan TOD di dua stasiun lainnya seperti Dukuh Atas dan Istora juga tengah direncanakan.

Selain itu, MRT Jakarta juga berharap bisa menarik lebih banyak investor untuk mendukung pembangunan jalur fase 3 dan 4 yang rencananya akan dimulai pada 2022.(RED/BTS)

Iklan dari Mitra

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: