KCI Ubah Pola Operasional KRL Commuter Line di Jalur Tanjung Priok

Ilustrasi KRL Commuter Line di Stasiun Tanjung Priok
Ilustrasi KRL Commuter Line di Stasiun Tanjung Priok

[19/9] Bersamaan dengan penyesuaian perjalanan imbas PSBB DKI Jakarta, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) juga mengubah pola operasional KRL Commuter Line di Jalur Pink atau Jalur Tanjung Priok mulai hari ini.

Perubahan pola operasional KRL Commuter Line di jalur ini menghilangkan seluruh perjalanan KRL feeder Jakarta Kota-Kampung Bandan (PP). Rute perjalanan KRL feeder tersebut dialihkan seluruhnya menjadi Jakarta Kota-Tanjung Priok (PP). Dengan pengalihan rute ini, KCI juga menyesuaikan waktu tunggu (headway) KRL Commuter Line di Jalur Tanjung Priok menjadi 20 menit, dan waktu tempuh perjalanan KRL Commuter Line menjadi 18 menit.

Perubahan pola operasional KRL di Jalur Tanjung Priok juga menambah jumlah perjalanan KRL di jalur tersebut. Dari sebelumnya terdapat 54 perjalanan per hari di masa PSBB, kini bertambah menjadi 84 perjalanan per hari. Ke-84 perjalanan tersebut akan dilayani oleh 3 rangkaian KRL dengan formasi 8 kereta (SF8).

Berikut adalah jadwal terbaru untuk rute Tanjung Priok-Jakarta Kota pp berlaku mulai 19 September 2020

Jadwal KRL Commuter Line Tanjung Priok-Jakarta Kota | Sumber: PT KCI
Jadwal KRL Commuter Line Jakarta Kota-Tanjung Priok | Sumber: PT KCI
Jadwal KRL Commuter Line Tanjung Priok-Jakarta Kota | Sumber: PT KCI
Jadwal KRL Commuter Line Tanjung Priok-Jakarta Kota | Sumber: PT KCI

Keterangan: TPK: Tanjung Priok, AC: Ancol, KPB: Kampung Bandan, JAKK: Jakarta Kota

Jalur Tanjung Priok yang membentang sepanjang 8,115 kilometer dari Jakarta Kota ke Tanjung Priok merupakan salah satu jalur dengan elektrifikasi tertua di wilayah operasional KCI. Jalur yang sempat mati suri sejak tahun 2000an ini diaktifkan kembali mulai tahun 2015 lalu, dan melintasi Stasiun Jakarta Kota, Kampung Bandan, Ancol, dan Tanjung Priok. (RED/MPF)

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: