Demo Berakhir Ricuh, Sejumlah Fasilitas Transportasi Dirusak Massa

Halte TransJakarta Bundaran HI yang dibakar massa | Foto: Kautsar Yusuf Maulana via KRL Mania

[8/10] Aksi demonstrasi menolak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau biasa dikenal dengan Omnibus Law berakhir ricuh. Perusakan fasilitas publik terjadi di sejumlah lokasi.

Halte TransJakarta Bundaran HI menjadi korban kerusuhan. Halte pertama yang terintegrasi secara langsung dengan layanan MRT Jakarta ini hangus dibakar massa. Api melalap seluruh bagian halte hingga nyaris tak tersisa.

Tak hanya Halte Bundaran HI, massa juga membakar habis Halte TransJakarta Sarinah, Tosari, dan satu eskavator yang digunakan untuk proyek MRT Jakarta fase 2. Stasiun MRT Bundaran HI dan Halte TransJakarta Bank Indonesia turut jadi sasaran perusakan. Beruntung api tidak sampai menyebar ke Stasiun MRT Bundaran HI.

Sejumlah bus TransJakarta terjebak di tengah kericuhan yang terjadi. Pihak TransJakarta melakukan evakuasi pada para penumpang dan kru. Sayangnya bus yang tertinggal di tengah kerusuhan jadi sasaran vandalisme oleh massa.

Bus TransJakarta yang jadi korban vandalisme
Bus TransJakarta yang jadi korban vandalisme | Foto: Istimewa

Sementara itu MRT Jakarta hanya melayani pelanggan sampai Blok M BCA. Sedangkan TransJakarta telah berhenti melayani pelanggan di seluruh rute dari pukul 16.44.

Kelompok gabungan buruh dan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menentang pengesahan RUU Cipta Kerja atau biasa disebut Omnibus Law pada hari ini (8/10). Undang-undang ini dinilai merugikan masyarakat terutama untuk para pekerja dan dianggap terlalu berpihak pada pengusaha. (RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: