Setelah Yogyakarta-Solo, Jalur Surabaya-Malang Akan Dielektrifikasi

Stasiun Malang
Ilustrasi Stasiun Malang | Foto: Javanese Trans

[24/11] Setelah elektrifikasi di jalur Yogyakarta-Klaten-Solo selesai, elektrifikasi akan dilanjutkan di kota besar lainnya di Pulau Jawa. Kota mana yang selanjutnya akan mendapatkan elektrifikasi sudah dibocorkan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Melalui tweetnya pada Senin (23/11) pagi, Didiek mengatakan saat ini tengah dikaji program elektrifikasi untuk jalur Surabaya-Malang setelah elektrifikasi di jalur Yogyakarta-Solo selesai dilakukan.

Selain rencana elektrifikasi Surabaya-Malang, Didiek juga mengatakan akan ada perjalanan KA eksekutif baru di lintas tersebut guna mempersingkat waktu tempuh menjadi hanya 2 jam saja. Rencana ini pun mendapat sambutan baik dari warganet di Malang dan Surabaya yang sering bepergian pulang-pergi. Namun ada juga yang membandingkannya dengan bus yang dinilai lebih cepat dan murah.

Banyak pula warganet yang mengharapkan pembangunan jalur ganda dari Malang ke Surabaya serta elektrifikasi di wilayah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila). Ada juga warganet yang meminta elektrifikasi di wilayah lain seperti Bandung Raya. (RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

One thought on “Setelah Yogyakarta-Solo, Jalur Surabaya-Malang Akan Dielektrifikasi

  • Kamis, 26 November 2020 pada GMT+0700 18:35
    Permalink

    Min, selain tempat tempat elektrifikasi di artikel tersebut, tempat tempat yang dilalui kereta komuter dan ka lokal di seluruh Indonesia dielektrifikasi, min

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: