Berita KAIndonesiaKereta Api

Tes COVID-19 dengan GeNose di Stasiun Mulai Berlaku 5 Februari

alat genose covid-19
Alat pendeteksi COVID-19 GeNose | Foto: FMIPA UGM

[26/1] Tes COVID-19 pada penumpang kereta api dengan GeNose mulai berlaku 5 Februari mendatang. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Dilansir dari Kompas, GeNose ini merupakan alternatif tes COVID-19 selain tes cepat antigen yang bekerja dengan menganalisis sampel napas. Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan alat GeNose ini telah memperoleh persetujuan edar dari Kementerian Kesehatan dan Satgas COVID-19.

Menhub memilih kereta api sebagai pengguna pertama metode GeNose untuk tes COVID-19 salah satunya karena ada beberapa KA yang harga tiketnya lebih murah dari tes cepat antigen. Ia mencontohkan kereta api Jakarta-Bandung ada yang tarifnya Rp 100.000 (Argo Parahyangan kelas Eksekutif saat ini bertarif Rp 100.000 dan untuk kelas Ekonomi Rp 85.000-REDaksi). Ia menilai akan mahal jika harus melakukan tes cepat antigen seharga Rp 100.000, belum lagi bus yang ia sebutkan tarifnya lebih murah lagi.

Ia mengklaim dengan GeNose maka biaya untuk pengecekan ini hanya butuh sekitar Rp 20.000 saja. Bahkan bila skalanya cukup besar bisa lebih murah lagi menjadi hanya Rp 15.000 saja. Menurutnya pihaknya telah memesan 200 unit untuk 44 titik stasiun di Jawa dan Sumatera. Selain kereta api, penerapan tes COVID-19 dengan GeNose juga akan diterapkan untuk bus, namun untuk moda satu ini metodenya adalah random sampling.

Sebelumnya, alat tes COVID-19 ini telah diujicobakan di Stasiun Pasar Senen pada Minggu (23/1) lalu. Uji coba ini dilakukan Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (RED/IHF)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


One thought on “Tes COVID-19 dengan GeNose di Stasiun Mulai Berlaku 5 Februari

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×