Petak Pohgajih-Kesamben Tertutup Longsor, Perjalanan KA Lintas Kantong Terhambat

Longsor di Petak Pohgajih-Kesamben
Petak antara Stasiun Pohgajih dan Kesamben yang tertutup longsor hingga menyebabkan perjalanan KA di Lintas Kantong terhambat | Foto: PT KAI Daop 8 via Terakota.id

[7/3] Hujan deras yang mengguyur wilayah Blitar dan sekitarnya membuat tebing yang berada di KM 87+500 petak antara Stasiun Pohgajih-Kesamben, Blitar, Jawa Timur tertutup longsor pada Minggu (7/3) sore. Longsoran pertama kali dilaporkan pada pukul 16.54 WIB.

Tanah bercampur lumpur menutupi jalur sehingga jalur tidak bisa dilewati kereta api. Akibatnya perjalanan di Lintas Kantong terhambat.

Terdapat dua KA yang perjalanannya terhambat akibat longsor di antara Stasiun Pohgajih-Kesamben ini. Di antaranya adalah KA 119 Malabar relasi Malang-Bandung yang tertahan di Stasiun Kepanjen dan KA 376 Penataran relasi Blitar-Surabaya Gubeng yang tertahan di Stasiun Wlingi.

VP Public Relations KAI Joni Martinus melalui siaran pers mengatakan pihaknya meminta maaf kepada penumpang atas gangguan yang terjadi. Joni mengatakan pihaknya tengah melakukan pembersihan dan perbaikan jalur di lokasi yang longsor. (RED/BTS)

Perbaharuan 7 Maret 2021 21.52: Berdasarkan keterangan media sosial PT KAI, jalur di petak Pohgajih-Kesamben yang sebelumnya putus telah dapat dilalui kembali dengan kecepatan terbatas.

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×