Berita KAInternasionalKereta Api

Kereta Cepat KTX Terguling, 14 Orang Terluka

Rangkaian kereta cepat KTX yang terguling dekat Stasiun Jinbu, Korea Selatan | New Straits Times

[8/12]. Hari Sabtu ini bisa dibilang hari yang berat di Korea Selatan. Rangkaian kereta cepat Negeri Gingseng, KTX, anjlok dan terguling di dekat Stasiun Jinbu, Pyeongchang pagi tadi. Diketahui rangkaian KTX yang terguling melayani perjalanan Gangneung – Seoul.

Kereta terguling sekitar pukul 7:35 waktu Korea Selatan atau sekitar pukul 5:35 WIB. Saat kejadian kereta tengah mengangkut sebanyak 198 orang penumpang dan kru. Hampir seluruh rangkaian sebanyak 10 kereta dan lokomotif, kecuali lokomotif belakang, terguling. Kereta anjlok 5 menit setelah diberangkatkan dari Gangneung.

Petugas Korail yang meninjau lokasi kejadian | New Straits Times

Salah seorang penumpang berusia 22 tahun yang tak disebutkan namanya mengatakan sesaat sebelum kereta anjlok dirinya mendengar suara seperti batu tergilas kemudian diikuti suara besi terseret dari roda. Penumpang yang berada di dalam kereta terlempar dari kursinya. Bahkan dirinya melihat ada seorang wanita yang kepalanya berdarah akibat menghantam dinding kereta.

Akibat peristiwa ini 14 orang mengalami luka-luka. Korban luka selanjutnya dibawa menuju rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Pihak Korail mengatakan saat ini tengah melakukan investigasi guna mencaritahu penyebab tergulingnya perjalanan KTX ini.

(RED/BTS)

New Straits Times


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×