1 April 2021, LRT Palembang Tetap Beroperasi 88 Perjalanan Sehari

LRT Palembang
Ilustrasi LRT Palembang | Foto: Gaudi Renanda, Wikimedia Commons, CC-BY-SA

[1/4] Kabar baik bagi para pengguna LRT Palembang! Setelah sebelumnya sempat dikabarkan akan berkurang menjadi 22 perjalanan sehari, LRT Palembang akhirnya tetap akan beroperasi 88 perjalanan sehari.

Dilansir dari akun Instagram lrtsumsel, jumlah perjalanan LRT Palembang per 1 April 2021 tetap 88 perjalanan. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa masyarakat Palembang dan sahabat LRT selama ini. Sebagai informasi, pola operasi 88 perjalanan sehari ini telah berlaku mulai 31 Desember 2020 silam.

Para warganet pun menyambut positif kabar ini, terlebih sejak sebelumnya mereka merespon negatif terkait kabar pengurangan jadwal.

Dengan pola operasi ini, headway LRT Palembang tidak mengalami perubahan, yaitu 18 menit. Perjalanan pertama dari Stasiun DJKA adalah P1 pukul 06.00 WIB, sedang dari Stasiun Bandara adalah P2 pukul 06.54 WIB.

Sedang perjalanan terakhir dari Stasiun DJKA adalah P87 pukul 18.43, dan dari Stasiun Bandara adalah P88 pukul 19.37 WIB. Berikut adalah jadwal lengkapnya.

Jadwal LRT Palembang
Jadwal LRT Palembang, pola operasi 88 perjalanan berlaku sejak 31 Desember 2020 silam | Foto: KAI via Tribun Sumsel

Sebelumnya pada 29 Maret lalu sempat dikabarkan bahwa perjalanan LRT Palembang dipangkas habis-habisan menjadi hanya 22 perjalanan, namun kemudian urung dilakukan. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: