Inilah Perbedaan Kereta Kelas Bisnis dan Ekonomi

Kereta kelas bisnis
KA Gumarang, salah satu dari beberapa KA yang membawa kereta kelas bisnis | Foto: Akbar Husain

Beberapa waktu lalu pada kolom komentar sebuah video trip report dengan KA bisnis terdapat sejumlah komentar yang menyebutkan bahwa kereta yang dinaiki adalah kelas ekonomi. Padahal kereta tersebut adalah kelas bisnis dari KA Ranggajati.

Interior KA kelas bisnis saat ini memang sekilas tampak mirip dengan KA kelas ekonomi, khususnya kereta ekonomi jenis lama. Para pembaca yang sudah familiar dengan KA kelas bisnis mungkin sudah dapat membedakannya. Tetapi ternyata tidak sedikit orang yang masih kesulitan membedakannya, terlebih KA kelas bisnis sekarang sudah jarang terdengar, tergantikan oleh KA kelas ekonomi premium dan eksekutif.

Namun jangan khawatir. Bagi pembaca yang belum familiar dan ingin tahu cara membedakan kereta kelas bisnis dan ekonomi, berikut cara membedakan yang Tim REDaksi sampaikan bagi Anda.

Eksterior

Eksterior kereta
Livery terkini kereta kelas ekonomi. Livery kereta bisnis saat ini sama dengan kereta ekonomi, dengan beberapa perbedaan | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Pada livery saat ini, KA kelas bisnis memang sudah tampak hampir sama dengan KA kelas ekonomi jenis lama. Pintu kereta kelas bisnis warnanya oranye seperti kereta ekonomi, hal ini membuat kereta bisnis sekilas sulit dibedakan dengan kereta ekonomi dari luar.

Akan tetapi, sesungguhnya terdapat cara untuk membedakan kereta kelas bisnis dengan kereta kelas ekonomi jenis lama dari luar. Pembeda yang paling mencolok antara kereta kelas bisnis dan kereta kelas ekonomi ada dua.

Pertama, di samping pintu kereta terdapat tulisan “BISNIS” untuk kereta kelas bisnis. Sedangkan untuk kereta kelas ekonomi, tulisan di tempat yang sama bertuliskan “EKONOMI”. Tempat tulisan ini berada di sisi di mana ada jendela kecil dengan tempat nomor urut kereta di sebelahnya.

Kedua, di bagian bawah badan kereta terdapat nomor seri seperti plat nomor pada kendaraan seperti mobil atau bus. Nomor seri ini terdapat pada boks hitam yang umumnya berada di bagian tengah bawah. Untuk kereta kelas bisnis, nomor paling pertama bertuliskan “K2”. Sdangkan pada kereta kelas ekonomi, nomor paling pertama bertuliskan “K3”.

Interior

Interior pada kereta kelas bisnis dan kelas ekonomi jenis lama memang sekilas mirip. Kereta bisnis dan kereta kelas ekonomi jenis lama memiliki AC split di tengah, rak bagasi besi di samping, dan pada umumnya memiliki kesan interior putih keabu-abuan. Selain itu, bahan pelapis yang digunakan dan terkadang warnanya sekilas mirip antara satu sama lain. Namun sebenarnya jika diperhatikan terdapat sejumlah perbedaan yang mencolok.

Interior kereta kelas bisnis
Interior kereta kelas bisnis, tampak bangku dengan batangan besi di atasnya dengan posisi yang lebih miring | Foto: RED/Tubagus Gemilang Pratama

Bangku pada kereta kelas bisnis bentuknya agak miring, tidak tegak lurus seperti kereta kelas ekonomi. Sementara susunan bangku pada kereta kelas bisnis adalah 4 sebaris (AB-CD) sehingga lorongnya lebih lega. Selain itu, umumnya terdapat batangan besi di atas sandaran kepala. Fungsi dari batangan besi di atas kepala ini adalah untuk membalik arah bangku.

Bangku kereta bisnis dapat dibalik arahnya agar searah dengan jalannya kereta dengan cara didorong. Bukan diputar dengan pedal di bawah kursi seperti pada kereta eksekutif.

Interior kereta ekonomi lama
Interior kereta kelas ekonomi jenis lama (106 tempat duduk), tampak bangku yang tegak lurus dan berhadapan di semua baris | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Sedangkan bangku pada kereta kelas ekonomi jenis lama bentuknya tegak lurus. Selain itu, bangku pada kereta ekonomi memiliki susunan bangku 5 sebaris (AB-CDE), sehingga lorongnya lebih sempit. Tidak hanya itu, bangku kereta ekonomi jenis lama susunannya berhadap-hadapan, dan tidak dapat dibalik arahnya.

Untuk kapasitas, kereta kelas bisnis memiliki kapasitas hanya 64 tempat duduk. Sedangkan kereta kelas ekonomi jenis lama umumnya memiliki kapasitas 106 tempat duduk. Kapasitas ini tertera pada bagian atas pintu menuju bordes dan juga memuat penomoran seperti pada bagian eksterior.

Penomoran K2
Contoh nomor pada kereta bisnis, tampak kapasitas penumpang juga tertera | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

Perlu diperhatikan, di barisan ujung kereta kelas bisnis memang ada bangku yang duduk berhadapan. Hal ini disebabkan jika bangku di barisan ini dibuat searah dengan kereta, bangku tersebut tidak dapat digunakan karena ruang kakinya sangat sempit.

Penutup

Demikianlah ulasan Tim REDaksi akan perbedaan kereta kelas bisnis dan ekonomi jenis lama. Semoga bagi pembaca yang sebelumnya belum dapat membedakan keduanya kini dapat membedakannya.

Bagi pembaca yang mungkin tertarik bagaimana kejayaan kereta kelas bisnis di masa lampau, dapat membaca juga tulisan “Mengenang Kejayaan Kereta Kelas Bisnis” dari Tim REDaksi. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×