Berita KAIndonesiaKAI CommuterKereta Api

Dishub DKI Jakarta Kaji Pembukaan Akses Sisi Barat Stasiun Duri

Stasiun Duri
Ilustrasi Situasi Stasiun Duri, 2019 | Foto: RED/Ikko Haidar Farozy

REDigest.web.id, 15/10 – Stasiun Duri saat ini menjadi stasiun utama untuk transit bagi pengguna KRL Commuter Line Lin Lingkar (Bogor/Depok-Manggarai-Tanah Abang-Kampung Bandan-Jatinegara) dan Lin Tangerang (Duri-Tangerang). Akan tetapi, untuk saat ini akses pintu masuk stasiun ini hanya ada di sisi timur.

Akses memutar Stasiun Duri
Warga Kali Anyar yang harus memutar sampai 800 meter jauhnya hanya untuk mengakses Stasiun Duri | Foto: Dishub DKI

Keterbatasan jumlah akses ini telah lama dikeluhkan oleh para warga sekitar, khususnya warga Kali Anyar. Mereka harus menempuh jarak hingga 800 meter melewati perlintasan KA di Jembatan Besi hanya agar dapat mengakses Stasiun Duri. Saat ini sisi barat Stasiun Duri hanya digunakan sebagai akses dari/ke jalur 5 untuk menggunakan KRL Commuter Line Lin Tangerang.

Usulan warga untuk akses Stasiun Duri sisi barat | Foto: Dishub DKI

Oleh karenanya, pada 4 Oktober lalu Bidang Perkeretaapian Dishub DKI Jakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi terkait usulan masyarakat. Berdasarkan akun Instagram mereka, rapat dihadiri oleh para perwakilan masyarakat kelurahan Kali Anyar, Camat, Lurah, PT KAI, PT KCI (KAI Commuter), BTP Jakban DJKA dan Kepala Stasiun Duri.

Stasiun Duri barat
Tinjauan lapangan Dishub DKI di sisi barat Stasiun Duri | Foto: Dishub DKI

Keesokan harinya, pada 5 Oktober Bidang Perkeretaapian Dishub DKI Jakarta telah meninjau sisi barat Stasiun Duri bersama stakeholder terkait. Dishub DKI berharap akses warga sekitar Stasiun Duri dapat lebih mudah dengan dibukanya akses Stasiun Duri di sisi barat. (RED/IHF)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×