Gubernur Jawa Barat Adakan Inspeksi Jalur Cibatu-Garut

Kereta Inspeksi Garut
Kereta Inspeksi 4 (KAIS 4) yang mengantarkan rombongan Gubernur Jawa Barat menuju Stasiun Garut | Foto: Ahmad Kosasih

REDigest.web.id, 7/1 – Mantap pisan lur! Setelah ketidakpastian sempat menerpa, jalur KA Cibatu-Garut yang menanti reaktivasi kembali mendapat kunjungan inspeksi dan sosialisasi kesehatan. Tak tanggung-tanggung, dalam kunjungan kali ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang akrab disapa Kang Emil turun langsung ke lapangan.

Melansir dari situs web resmi Pemerintah Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan kunjungan inspeksi untuk memastikan kesiapan teknis di Stasiun Cibatu, Pasirjengkol, Wanaraja, dan Garut menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) 4.

Saat berada di Garut, Kang Emil memastikan jalur sepanjang 19,5 km ini sudah siap untuk beroperasi 100%. Ia juga berharap agar jalur ini dapat segera beroperasi karena masyarkat telah banyak yang menantikannya. Pengoperasian (kembali) jalur KA Cibatu-Garut ini saat ini telah menunggu proses finalisasi administrasi. Terkait ini, Kang Emil menyampaikan wewenang penyelesaian proses ini berada pada Kementerian Perhubungan.

Untuk tarif perjalanan KA sendiri, Kang Emil menyampaikan untuk lintas Garut tidak sampai 5 ribu Rupiah, sedang tarif hingga Bandung hanya 10 ribu Rupiah. Sedangkan untuk tarif KA ke Jakarta ia menyampaikan besarannya adalah sekitar 40 ribu Rupiah. Ia juga optimis kehadiran (kembali) KA di Garut dapat mengurai kemacetan dan meningkatkan perekonomian Garut.

Dalam kunjungan ini juga turut serta pihak dari Direksi PT KAI dan Balai Teknik Perkeretaapian Jabar (BTP Jabar) DJKA. Tidak ketinggalan juga Bupati Garut H. Rudy Gunawan dan staf kepemerintahan Kabupaten Garut dalam acara inspeksi ini.

Inspeksi dan Kesehatan Wanaraja
KRD Railclinic dan KAIS 4 di Stasiun Wanaraja | Foto: Ahmad Kosasih

Selain inspeksi di Stasiun Garut, juga ada kunjungan kesehatan di Stasiun Wanaraja. Dalam kunjungan kesehatan oleh KRD RailClinic ini juga terlaksana proses vaksinasi. Proses vaksinasi ini berlangsung di dalam maupun di luar rangkaian KRD kesehatan ini.

Dalam Instagramnya, Kang Emil berharap jalur KA ke Garut dapat beroperasi komersial mulai Februari 2022. Akankah terwujud? Semoga. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: