MRT Jakarta dan Crossrail Teken Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Fase 3

REDigest.web.id, 17/5 – MRT Jakarta dan Crossrail resmi teken perjanjian kerja sama dalam pembangunan proyek fase 3 atau Koridor Timur-Barat.
Melansir dari rilis pers MRT Jakarta, penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung pada Kamis (12/5) lalu di KBRI London, Inggris. Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar dan CEO Crossrail International Paul Dyson. Sementara Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Inggris Desra Percaya menyaksikan langsung proses ini.
Ruang lingkup kerja sama dengan Crossrail ini meliputi peningkatan kapasitas termasuk struktur organisasi dan alternatif skema pendanaan untuk fase 3 MRT Jakarta, strategi perencanaan dan penyampaian untuk fase 3 MRT Jakarta, dan strategi pembangunan koridor ekonomi, sosial, hijau berkelanjutan sepanjang fase 3 MRT Jakarta.
Anies mengatakan kerja sama ini berlangsung untuk mewujudkan perubahan, khususnya di sektor transportasi. Setelah penandatanganan ini sendiri, rencananya akan ada sejumlah kegiatan lanjutan untuk membahas kerja sama ini. Di antaranya adalah pembentukan Project Delivery Unit dan Capacity Building dalam rangka percepatan MRT Jakarta Fase 3 East West Line, dan pelaksanaan workshop pada Juni 2022 mendatang.
Delapan Perusahaan Asal Inggris Berminat
Tak lama setelahnya, telah ada delapan perusahaan asal Inggris yang telah berminat dalam proyek MRT Jakarta fase 3. Berdasarkan rilis pers MRT Jakarta, Crossrail International, XRail Group, Arup, Colas Rail, BDP, Alstom, Mott MacDonald, dan Standard Chartered Bank menyatakan minat dalam pertemuan pada Jumat (13/5) kemarin.
Kedelapan perusahaan ini dalam pertemuan tersebut memaparkan kapasitas dan kemampuan mereka terkait proyek MRT Jakarta fase 3. Tidak hanya itu, pertemuan ini juga membahas rencana proyek MRT Jakarta fase 4 (Fatmawati-TMII). (RED/IHF)