Ulang Tahun KAI, Lokomotif Uap Mak Itam Jalan-Jalan Kecil di Sawahlunto

Lokomotif E1060 “Mak Itam” saat kembali berjalan-jalan di emplasemen Stasiun Sawahlunto | Foto: Al Fath Rommy

REDigest.web.id, 2/10 – Kemeriahan penyambutan ulang tahun KAI yang ke-77 juga sampai hingga Sumatra Barat. Pada Rabu (28/9), lokomotif uap E1060 yang terkenal sebagai Mak Itam kembali berjalan-jalan kecil di Stasiun Sawahlunto setelah sebelumnya mendapatkan perbaikan.

Berdsarkan liputan lapangan dari rekan Tim REDaksi, lokomotif ini melakukan jalan-jalan kecil dalam rangka uji coba jalur hasil perbaikan dari Sawahlunto ke Muaro Kalaban. Dalam uji coba ini, ikut serta Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti, Sekda Kota Sawahlunto Ambun Kadri, Kadivre 2 Fathur Arie, Jajaran Pemkot Sawahlunto, dan Pegawai KAI.

Lokomotif E1060 “Mak Itam” di Stasiun Sawahlunto | Foto: Al Fath Rommy

Dalam perjalanan ini, lokomotif tersebut tampak menarik satu kereta kayu dengan nomor IW20301. Sayangnya perjalanan ini tidak berlangsung sesuai rencana. Menurut pantauan rekan Tim REDaksi, terdapat kendala pada lokomotif Mak Itam dan kondisi lintas yang tidak memadai, perjalanan hanya berlangsung di emplasemen stasiun. Salah satu kendala yang menghambat di lintas adalah adanya kabel yang melintang menghalangi di lintas.

Lokomotif E1060 “Mak Itam” saat berada di dalam los | Foto: Al Fath Rommy

Berdasarkan pengamatan saksi mata yang bercerita kepada rekan Tim REDaksi, asap dari lokomotif ini sendiri memang tidak biasa. Menurutnya, seharusnya asap lokomotif Mak Itam dalam kondisi sehat lebih berwarna hitam. Namun yang terjadi asapnya justru berwarna putih.

Lokomotif Mak Itam sendiri sudah sempat berjalan-jalan kecil di emplasemen pada Agustus 2022 kemarin. Meski demikian, hingga kini lokomotif ini belum pernah kembali sampai ke Muaro Kalaban. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: