KA Perintis Datuk Belambangan Resmi Beroperasi

REDigest, 2/12. Warga Kuala Tanjung kini punya moda transportasi baru untuk menuju Tebing Tinggi. KAI Divisi Regional I Sumatra Utara (Divre I Sumut) meresmikan perjalanan KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi – Lalang. Peresmian dilakukan dalam acara soft release di Stasiun Tebing Tinggi Baru dengan dihadiri oleh KAI Divre I  Sumut dan DJKA.

Berdasarkan kiriman dari media sosial, peresmian layanan KA Perintis Datuk Belambangan ditandai dengan pemecahan kendi pada coupler lokomotif penarik, CC2018910. Peresmian KA Datuk Belambangan seharusnya dilakukan pada 1 Desember kemarin. Namun peresmian pun ditunda hingga 2 Desember.

Bahkan menurut kiriman lain dari media sosial, KA U64F sempat mendapat penghadangan dari massa yang menyebut dirinya warga Lalang. Menurut diskusi di kolom komentar, terdapat dugaan masalah ganti rugi yang belum selesai dari DJKA.

Warga menghalangi kereta agar tidak sampai di Stasiun Lalang. Meski kru KA sempat bernegosiasi dengan warga agar kereta bisa sampai Lalang, namun warga tidak mau menyingkir. Akhirnya kru KA mengalah dan memundurkan rangkaian KA Datuk Belambangam sejauh 7 kilometer sampai Stasiun Tanjung Gading.

Rangkaian yang digunakan oleh KA Datuk Belambangan adalah rangkaian ekonomi premium KA Sri Bilah. Ada 2 perjalanan KA Datuk Belambangan dalam sehari yakni KA U64F relasi Tebing Tinggi Baru – Lalang pemberangkatan pukul 10.50 WIB dan KA U63F relasi Lalang – Tebing Tinggi Baru pemberangkatan pukul 13.05 WIB.

KA Datuk Belambangan berhenti di Stasiun Tebing Tinggi Baru, Bandar Tinggi, Tanjung Gading, dan Lalang. Penumpang dapat menikmati perjalanan KA Datuk Belambangan dengan tarif Rp5000 untuk sekali jalan.

KA Datuk Belambangan sendiri adalah satu dari 7 KA yang mendapatkan status KA perintis pada tahun 2021. Enam KA perintis lainnya adalah KA Cut Meutia relasi Krueng Mane – Krueng Geukeuh, KA Amir Hamzah relasi Binjai – Besitang, KA Lembah Anai relasi Bandara Internasional Minangkabau – Kayutanam, KA Minangkabau Express relasi Bandara Internasional Minangkabau – Pulau Aie, KA Batara Kresna relasi Purwosari –  Wonogiri, dan LRT Sumsel.(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: