Berita KAIndonesiaKAI CommuterKereta Api

KAI Tunjuk Dirut Baru KAI Commuter

Suryawan Putra Hia yang kini resmi menjabat Dirut KAI Commuter | Foto: Detik Finance/istimewa

REDigest.web.id, 20/01 – KAI Commuter kini resmi memiliki direktur utama baru. Jabatan yang sebelumnya diisi oleh Roppiq Lutzfi Azhar kini digantikan oleh Suryawan Putra Hia. Seperti dikutip dari Detik Finance, Suryawan sebelumnya adalah Executive Vice President KAI Daop 1 Jakarta.

Selain menunjuk direktur utama, KAI juga menunjuk Vice President KAI Daop 9 Jember Broer Rizal sebagai PLT Direktur Operasi dan Komersial KAI Commuter. Selain itu ada dua petinggi baru yang mengisi jabatan di KAI Commuter yakni Denny Haryanto yang menjabat sebagai Direktur Teknik dan Adang Sujana yang menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi.

Penggantian pejabat di KAI Commuter ini merupakan bagian dari perombakan direksi yang dilakukan di internal KAI dan anak perusahaannya. Sejumlah permasalahan dan PR masih harus diselesaikan oleh direksi baru di KAI Commuter mulai dari perluasan layanan KAI Commuter, pemotongan sarana akibat perawatan, pengadaan sarana baru, perbaikan pelayanan, hingga pemulihan keuangan KAI Commuter pasca pandemi COVID-19.

Diharapkan perombakan direksi ini dapat membuat KAI Commuter lebih maju lagi sehingga dapat menjadi perusahaan layanan angkutan penumpang perkotaan terbaik di Indonesia. Selain itu diharapkan juga kerjasama antara KAI Commuter dengan KAI Daop 1 Jakarta dapat semakin erat dan strategis. (RED/BTS)


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×