Berita KAIndonesiaKAIKereta Api

KAI Rucat Lokomotif Mangkrak di Cilacap, Termasuk BB30117

Lokomotif BB30117 dirucat di Cilacap
Lokomotif BB30117 yang sudah tampak terpotong sebagian pada Kamis (27/7) kemarin | Foto: Sepurman

REDigest.web.id, 28/7 – Saat ini KAI sedang melakukan perucatan atau scrapping sejumlah sarana yang sudah tidak terpakai di sejumlah tempat. Di antaranya adalah sejumlah lokomotif diesel hidrolik yang tidak beroperasi di Depo Cilacap.

Mengutip dari pantauan di media sosial, terdapat sejumlah lokomotif diesel hidrolik yang mulai mengalami perucatan sejak Kamis (27/7) kemarin. Lokomotif-lokomotif ini di antaranya adalah dari jenis D300, D301, BB300, dan bahkan satu buah lokomotif BB301 yang menarik perhatian. Lokomotif ini adalah BB30117 (BB3016504) yang sudah ada di Cilacap sejak beberapa tahun silam. Sementara lokomotif lainnya adalah BB30006, D30014, D30029, D30172, dan D30148. Tampak juga sarana NR eks GGW yakni SN07913/GGW102 yang mengalami perucatan.

Tampak pada kiriman dari salah satu warganet, per Kamis (27/7) tampak dinding samping lokomotif ini telah terpotong. Sementara bagian muka lokomotif ini masih utuh. Selain lokomotif BB30117, lokomotif D30106 dan sarana SN07913 sudah mengalami perucatan. Perucatan lokomotif BB30117 ini sendiri rencananya akan berlanjut pada Jumat (28/7) ini.

Selayang Pandang BB30117

Lokomotif BB30117 menarik KA Lokal Cianjuran di Padalarang, 2011 | Foto: Lavie Lengkey, Wikimedia Commons, CC-BY-SA

Menurut informasi yang beredar di media sosial, lokomotif BB30117 ini untuk tugas langsir di Cilacap. Akan tetapi, akibat tidak adanya kru yang dapat membawa lokomotif ini akhirnya lokomotif ini justru menganggur di sana. Sebelum berpindah ke Cilacap, lokomotif ini terkenal sebagai lokomotif milik Depo Bandung penarik KA Lokal Cianjuran dan Bandung Raya.

Selain lokomotif ini, lokomotif yang terkenal akan asosiasinya terhadap Bandung adalah lokomotif BB30141. Lokomotif ini pernah ikut dalam acara 45 tahun lokomotif BB301 pada 2012 silam yang diselenggarakan oleh Indonesian Railway Preservation Society (IRPS). Sayangnya, lokomotif ini telah “wafat” di Purwakarta sejak 2018 silam. Para pecinta kereta, khususnya yang pernah menyaksikan lokomotif ini selagi berdinas di Bandung pun mengekspresikan rasa dukanya di media sosial. Mereka menganggap lokomotif ini sudah pernah menjadi icon bagi Bandung, khususnya KA Lokal Cianjuran. (RED/IHF)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Ă—