Berita KAInternasionalKereta Api

Proyek Maglev Chuo Shinkansen Diprediksi Ngaret

Ilustrasi Shinkansen maglev Jepang | Foto: Nikkei

REDigest.web.id, 30/3 – JR Central menyatakan proyek Maglev Chuo Shinkansen diprediksi tidak akan beroperasi sesuai dengan rencana awal pada 2027 mendatang. Seperti dikutip dari Asahi, hal tersebut disampaikan oleh Presiden JR Central Shunsuke Niwa pada Jumat (29/3) kemarin.

Shunsuke mengatakan pihaknya akan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pakar dan ahli yang dijembatani oleh Pemerintah Pusat. Ia mengatakan belum tahu kapan proyek ini akan dilanjutkan karena menghadapi masalah dalam pembangunan terowongan di Prefektur Shizuoka.

Pemerintah Shizuoka sendiri tidak memberikan izin pembangunan terowongan di wilayahnya. Ditambah pembangunan terowongan maglev di Shizuoka sendiri diperkirakan akan memakan waktu selama 10 tahun.

JR Central Corporate Executive Officer Hisao Sawada mengatakan andai proyek maglev ini mulai dilanjutkan kembali pada April 2024, proyek ini akan tetap terlambat 6 tahun 4 bulan untuk dilanjutkan. Ia juga mengatakan kecil kemungkinan pengerjaan proyek ini bisa dipercepat.

Sebelumnya pada Juni 2020 lalu, Gubernur Shizuoka Heita Kawakatsu menolak keras pembangunan terowongan Jalur Maglev Shinkansen Chuo di wilayahnya. Heita beralasan pembangunan terowongan ini dikhawatirkan akan merusak ekosistem Sungai Oigawa yang menjadi sumber air bersih bagi masyarakat Shizuoka serta sumber pengairan untuk perkebunan teh yang terkenal. (RED/BTS)


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×