Berita KAIndonesiaKAI CommuterKereta Api

KAI akan Mulai Penerapan Teknologi AI di Lin Rangkasbitung

Proyek perpanjangan jalur 1 Stasiun Serpong untuk mendukung pengoperasian KRL SF12 | Foto: Satoshi Takagi

REDigest.web.id, 19/4 – KAI akan menerapkan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Lin Rangkasbitung. Dikutip dari Kompas.com, rencana ini disampaikan oleh Dirut KAI Bobby Rasyidin pada Rabu (15/4) lalu.

Bobby mengatakan penerapan AI ini merupakan bentuk digitalisasi operasional guna mengganti sistem manual dalam penghitungan GAPEKA dan PERKA. Guna menerapkan sistem ini, KAI menggandeng SURGE dan Huawei dalam penyediaan jaringan 5G Future Railway Communication System (FRCS).

Selain itu, kamera CCTV juga dipasang di sepanjang lintas untuk memonitor kondisi lapangan. KAI juga akan menambah daya listrik di Lin Rangkasbitung agar sarana CLI-125 dapat beroperasi di sana.

Dipilihnya Lin Rangkasbitung dikarenakan lintas ini masih memiliki banyak masalah. Mulai dari digunakannya sistem blok tertutup, jumlah penumpang yang besar, hingga seringnya peristiwa tak terduga yang berakibat pada terganggunya operasional kereta.

Dengan digunakannya AI, harapannya masalah di lintas bisa diselesaikan lebih cepat dengan analisa data dan kondisi lapangan sehingga semisal terjadi masalah bisa langsung menerapkan rekayasa operasional.

Jika berhasil diterapkan di Lin Rangkasbitung, tidak menutup kemungkinan penerapan AI akan diperluas secara bertahap ke seluruh jaringan jalur kereta api di Indonesia.(RED/BTS)

Ikuti kami di WhatsApp dan Google News


Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses