Kereta Cepat Hong Kong – Tiongkok Resmi Beroperasi

Kereta cepat yang menghubungkan Hong Kong dengan dataran utama Tiongkok | The Guardian

[24/9]. Setelah cukup lama terpisah akhirnya Hong Kong dan Republik Rakyat Tiongkok terhubung dengan kereta api. Kemarin perjalanan kereta cepat yang menghubungkan Hong Kong dengan Tiongkok resmi beroperasi. Kereta cepat ini memiliki rute West Kowloon Baru – Shenzen, West Kowloon Baru – Guangzhou, dan West Kowloon Baru – Beijing. Meskipun pembangunan jalur kereta cepat ini mendapat banyak kritikan dari otoritas Hong Kong, namun hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk naik kereta cepat ini.

Terbukti dengan ludesnya tiket perjalanan yang dijual di situs resmi China Railway dalam waktu hanya 5 menit saja. Bahkan di hari pertamanya beroperasi sejumlah penumpang, termasuk pecinta kereta api, menunggu di luar Stasiun Shenzen sejak tengah malam untuk menaiki perjalanan pertama Vibrant Express yang berangkat pada pukul 7 pagi waktu setempat.

Bisa dibilang perjalanan kereta cepat ini adalah perjalanan “semi” antar negara karena walaupun masih berada di wilayah Tiongkok, penumpang tetap harus mencap paspor ketika hendak memasuki wilayah Hong Kong maupun Tiongkok. Meskipun telah menjadi wilayah Tiongkok sejak diserahkan Britania Raya pada 1997, namun hukum perundang-undangan, konstitusi, mata uang, dan kependudukan Tiongkok tidak berlaku di Hong Kong.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, otoritas Tiongkok dan Hong Kong membuat pos imigrasi gabungan yang ditempatkan di Stasiun Shenzen dan West Kowloon Baru. Pihak berwenang meyakini pos imigrasi gabungan ini dapat mempermudah penumpang karena tidak perlu pemeriksaan lebih lanjut ketika memasuki wilayah Tiongkok. Kehadiran kereta cepat ini juga diyakini dapat mempersingkat waktu tempuh Hong Kong – Beijing dari yang sebelumnya 24 jam menggunakan kereta biasa menjadi hanya 9 jam. Harga tiketnya sendiri berkisar USD 11 untuk perjalanan Hong Kong – Shenzen dan USD 160 untuk perjalanan Hong Kong – Beijing.

Jalur ini pertama kali diusulkan dibangun pada 1994 dan baru mulai dibangun pada 2004. Total jalur ini memiliki panjang 142 kilometer di mana seksi Hong Kong sepanjang 26 kilometer dibangun di bawah tanah.

 

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

The Guardian

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: