Kereta Komuter Anjlok Akibat Longsor di Barcelona

Rangkaian kereta komuter yang anjlok akibat longsor di Barcelona | Anti-radar Catalunya

[20/11]. Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Spanyol menyebabkan tanah longsor di dekat Vacarisses, sebuah kota kecil yang berjarak 45 kilometer di barat laut Barcelona, Wilayah Otonomi Catalunya. Akibatnya satu rangkaian kereta komuter yang kebetulan melintas anjlok. Sebanyak 3 dari 6 kereta dalam rangkaian ini anjlok. Bahkan kereta paling depan dari rangkaian nyaris terguling.

Kereta anjlok sekitar pukul 6:15 waktu setempat atau sekitar pukul 12:15 Waktu Indonesia Barat. Pada saat kejadian, hujan deras mengguyur wilayah Vacarisses selama beberapa hari. Kereta komuter yang sedang apes ini melintas di lokasi kejadian untuk menuju Barcelona. Naas saat melintas, tebing di sisi rel longsor dan menghantam kereta yang melintas.

Kereta depan dari rangkaian kereta komuter Barcelona yang rusak akibat longsor | Anti-radar Catalunya

Regu penyelamat dan pemadam kebakaran berusaha mengevakuasi 131 penumpang yang terjebak di dalam kereta. Akibat peristiwa ini, 1 orang tewas dan 46 lainnya mengalami luka-luka. Lima orang korban luka dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Perjalanan kereta api terpaksa ditutup sampai proses evakuasi dan pembersihan jalur selesai dilakukan. Tak hanya menyebabkan gangguan perjalanan kereta api, longsor juga merusak lahan pertanian milik warga yang berada di atas tebing.

(RED/BTS)

Live 5 News

Iklan dari Mitra

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: