Rangkaian Kereta Metro Trains Melbourne Putus Menjadi Dua Bagian

Petugas pemadam kebakaran membantu penumpang turun dari rangkaian yang putus | Foto: Luke Whiteside via The Age

[17/11] Nasib dan takdir tidak ada yang tahu. Terkadang, di sebuah hari yang rutin, terjadi suatu insiden yang aneh nan luar biasa. Seperti misalnya putusnya rangkaian kereta Metro Trains Melbourne pada hari Jumat 9 November lalu.

Berdasarkan yang dikutip dari The Age, insiden ini terjadi pada sebuah rangkaian kereta Metro Trains Melbourne di antara Stasiun Croydon dan Mooroolbark pada pukul 5 sore waktu setempat. Rangkaian enam kereta yang terdiri dari dua rangkaian tiga kereta ini putus dan terpisah menjadi dua bagian, dengan tiga kereta belakang tertinggal di lintas. Penumpang di tiga kereta yang tertinggal terpaksa menunggu sekitar setengah jam sebelum mereka dievakuasi pemadam kebakaran. Sementara masinis yang tidak sadar akan putusnya rangkaian ini melaju sejauh 300 meter sebelum ia sadar dan melakukan pengereman darurat.

Diketahui pada saat rangkaian melintas Melbourne Central, muncul pesan peringatan di komputer yang mengisyaratkan adanya risiko putusnya rangkaian. Masinis yang menerima peringatan ini langsung menghubungi teknisi. Akan tetapi, karena di sistem internal Metro Trains rangkaian masih tampak tersambung, masinis diperintahkan untuk mengabaikan peringatan ini. Meski demikian, Chief Executive Metro Trains Neal Lawson mengatakan baik masinis dan teknisi telah mematuhi prosedur yang berlaku, dan penyebab kejadian sedang diselidiki.

Pihak KNKT Australia, Australian Transportation Safety Bureau (ATSB) langsung melakukan investigasi atas insiden ini. Metro Trains juga langsung merespon dengan melakukan inspeksi tambahan di seluruh armada dan tidak menemukan masalah. Selain itu pihaknya juga menerapkan prosedur baru di mana proses penyambungan rangkaian harus dilakukan oleh dua orang masinis selama investigasi berlangsung.

Selain itu, Juru Bicara Public Transport Users Association Daniel Bowen menegaskan hasil investigasi harus dibuka untuk umum demi mengetahui penyebab insiden ini dan langkah yang harus dilakukan untuk mencegahnya terjadi lagi. (RED/IHF)

Referensi

The Age

 

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: