Tercium Bau Gas, Penumpang KRL Berhamburan di Stasiun Buaran

Penumpang yang keluar dari dalam rangkaian KA 1362B di Stasiun Buaran setelah tercium bau gas di dalam rangkaian kereta | picture by: Rizky Tamami

[3/11]. Di hari pertama berlangsungnya gelaran KAI Expo, sebuah insiden terjadi di Lintas Timur. Siang tadi penumpang KA 1362B Commuter Line Jakarta Kota – Cikarang berhamburan keluar di Stasiun Buaran setelah tercium bau gas di dalam rangkaian kereta. Dari video amatir yang tersebar di Facebook, terlihat kepanikan yang melanda penumpang di dalam kereta.

Penumpang berebut untuk menyelamatkan diri keluar dari dalam kereta. Bahkan ada beberapa penumpang yang nekat melompat keluar lewat jendela dan membuka pintu sebelah kiri menggunakan katup darurat dan melompat ke jalur arah berlawanan. Petugas yang berada di stasiun berusaha meredam kepanikan dan menolong penumpang yang melompat dari dalam kereta.

 

Tak hanya di KA 1362B. Bau gas juga dilaporkan tercium di beberapa perjalanan kereta api lainnya seperti KA 1358 Commuter Line Jakarta Kota – Bekasi, KA 1371 Commuter Line Bekasi – Jakarta Kota, KA 156A Singasari, dan KA 2510 Petikemas.  Petugas PKD diturunkan untuk menyelidiki asal bau gas tersebut.

Dari hasil penyelidikan, bau gas ternyata tidak berasal dari rangkaian KRL melainkan dari kawasan industri di dekat Stasiun Buaran. Meski kepanikan yang terjadi cukup parah, untungnya tidak ada korban dalam peristiwa ini. Hanya beberapa penumpang mengalami luka ringan akibat melompat dari atas kereta.

(RED/BTS)

Iklan dari Mitra

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: