Hindari Kebingungan Penumpang, KAI Operasikan Kembali KA Kamandaka

KA Kamandaka semasa masih menggunakan rangkaian K3 Kemenhub saat memasuki Stasiun Semarang Poncol | Wikipedia

[2/2]. Setelah 3 bulan dilebur bersama KA Joglosemar menjadi Joglosemarkerto, KAI memutuskan untuk mengoperasikan kembali KA Kamandaka sebagai perjalanan sendiri. Pemisahan perjalanan dilakukan pada perjalanan KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang sejak 1 Februari 2019 lalu.

Pemisahan dilakukan untuk mencegah kebingungan penumpang yang hendak naik KA Joglosemarkerto yang bertujuan ke Solo Balapan. Seperti yang kita ketahui KA Joglosemarkerto memiliki 8 relasi perjalanan yakni Purwokerto – Semarang Tawang, Semarang Tawang – Purwokerto, Purwokerto – Solo Balapan, Solo Balapan – Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang – Solo Balapan, Solo – Yogyakarta, Yogyakarta – Semarang Tawang, Semarang Tawang – Purwokerto – Solo, dan Solo – Purwokerto.

Seringkali penumpang yang hendak naik KA Joglosemarkerto yang hendak menuju Yogyakarta ataupun Solo tidak mengetahui bahwa kereta yang mereka naiki hanya sampai Semarang Tawang atau bahkan salah relasi. Perjalanan KA Kamandaka yang dipisahkan dari Joglokerto adalah KA 223 relasi Purwokerto – Semarang Tawang pemberangkatan pukul 5:00 dan KA 229 relasi Semarang Tawang – Purwokerto pemberangkatan pukul 11:00. Untuk rangkaiannya sama seperti KA Joglokerto yakni campuran eksekutif dan ekonomi.

Dengan begini maka KA Joglokerto saat ini hanya memiliki 6 relasi saja yakni Purwokerto – Solo Balapan, Solo Balapan – Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang – Solo Balapan, Solo – Yogyakarta, Yogyakarta – Semarang Tawang, Semarang Tawang – Purwokerto – Solo, dan Solo – Purwokerto. Diharapkan dengan dipisahnya perjalanan KA Kamandaka dengan KA Joglokerto bisa menghilangkan kebingungan penumpang yang hendak menuju Solo Balapan dan Yogyakarta.

(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: