KCIC Tetapkan Tarif Kereta Cepat Jakarta – Bandung USD 16

Rangkaian CR400AF Fuxing yang rencananya akan digunakan sebagai armada kereta cepat Jakarta – Bandung | Railjournal

[16/6]. Meski jalurnya belum jadi dan rangkaiannya belum dibuat, KCIC telah mengumumkan besaran tarif kereta cepat Jakarta – Bandung. Tarif kereta cepat Jakarta – Bandung rencananya akan dibanderol sebesar USD 16 atau sekitar Rp 230.000 (kurs USD 1 = Rp 14.000).

Hal tersebut disampaikan KCIC melalui akun media sosial resminya. Tarif USD 16 diberlakukan untuk kelas terendah yakni kereta dengan formasi bangku 2-3 atau kelas ekonomi. Manajer People Relationship & Company Social Responsibility KCIC Deni Yusdiana mengatakan tarif ini ditetapkan berdasarkan studi kelayakan yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

View this post on Instagram

Halo Sobat #KeretaCepat, apa kabar nihh?? Ku mau info lagi niih.. . Kemaren sobat udah kenalan kan sama tipe kereta yang akan digunakan kereta cepat, CR400AF.. Nah, ini adalah video ilustrasinya sobat.. Video ilustrasi ini dibuat sedemikian rupa mirip dengan yang aslinya. . CR400AF ini didesign dengan teknologi yang memungkinkan kereta beroperasi di empat iklim salah satunya iklim tropis dengan kondisi suhu dan kelembaban tinggi seperti di Indonesia. Nah, teknologi kereta cepat nya juga bersifat terbuka loh. Jadi di masa mendatang Indonesia akan dapat menguasai teknologi kereta cepat sobat. . Sobat udah tahu kan, kecepatan maksimalnya di 350km/jam, dengan kecepatan tersebut, Jarak antara Jakarta dan Bandung dapat ditempuh hanya dalam waktu 36 menit (direct) sampai dengan 46 menit (non-direct/berhenti di setiap stasiun). Untuk tarif jangan khawatir sobat, masih terjangkau sama kantong kok mulai dari kisaran $16 USD kok ūüôā . Stay tune untuk kabar selanjutnya yaaahhh… . . #KCIC¬†#keretacepat#highspeedtrain¬†#railway¬†#Indonesia#Jakarta¬†#Bandung¬†#indonesiarailway#railwayfans¬†#pecintakereta¬†#kereta#keretaindonesia¬†#chinarailway#indonesiahighspeed¬†#BUMN¬†#railfans#anakkereta¬†#kamuharustahu#indonesiakeren

A post shared by Kereta Cepat Jakarta – Bandung (@keretacepat_id) on

Deni mengatakan untuk kelas eksekutif atau formasi bangku 1-2 tarifnya bisa lebih mahal ketimbang kelas ekonomi. Di sisi lain, Deni mengatakan tarif ini masih belum resmi diberlakukan. Untuk tarif resminya sendiri masih akan dibicarakan dengan Kemenhub.

Sampai berita ini diturunkan, progress Jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung baru mencapai 21 persen. Tiang pancang jalur sudah mulai terlihat di sepanjang Tol Jakarta – Cikampek dari Halim hingga Bekasi dan Tol Cipularang di kawasan Padalarang dan Cimahi. Sejumlah terowongan yang akan dilintasi juga mulai memperlihatkan bentuknya seperti Terowongan Walini, Terowongan 4, dan Terowongan 6.

Mesin TBM juga sudah dipasang di kawasan Halim untuk menggali jalur bawah tanah di kawasan Halim. Ditargetkan Jalur Kereta Cepat Jakarta – Bandung mulai beroperasi pada tahun 2021 mendatang.

(RED/BTS)

Sinar Harapan

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

√ó
%d blogger menyukai ini: