Rangkaian Pertama KRD Pesanan PNR Jalani Uji Dinamis

KRD PNR uji dinamis
Rangkaian pertama KRD pesanan Filipina saat dilangsir dari pabrik INKA ke Stasiun Madiun sebelum berangkat menuju Jombang | foto: Oktavino Hiu Adi Tirtayasa

(3/7) –  Baru kemarin menampakkan diri dengan keluar dari dalam workshop INKA, kali ini rangkaian KRD pertama pesanan Filipina meregangkan rodanya di jalan baja Jawa Timur. Siang ini rangkaian pertama KRD pesanan Philippine National Railways (PNR) menjalani uji dinamis dari Madiun ke Jombang, dan kembali lagi ke Madiun.

Rangkaian kereta luar biasa (KLB) uji dinamis KRD PNR diberangkatkan dari Madiun sekitar pukul 11 siang. Rangkaian KLB uji dinamis akan melalui perjalanan selama 1 jam lebih ke Jombang dan diperkirakan tiba pada pukul 12:45. Rangkaian akan kembali dari Jombang pada pukul 13:20 dan diperkirakan tiba di Madiun pada pukul 15:15.

Rangkaian pertama KRD pesanan Filipina saat dilangsir keluar workshop INKA | foto: Pratu Yudha

Satu rangkaian KRD dengan transmisi hidrolik ini terdiri dari tiga unit kereta bernomor K3 3 19 01, K3 3 19 02, dan K3 3 19 03. Menurut berbagai sumber di Indonesia, nomor seri ini digunakan untuk sementara saja agar rangkaian dapat menjalani uji dinamis di Indonesia. Namun menurut sumber di Filipina, rangkaian KRD pesanan PNR memang akan menggunakan penomoran yang mirip seperti yang digunakan di Indonesia.

Untuk menambah jumlah sarana perkeretaapian, PNR memesan 6 rangkaian KRD, 3 unit lokomotif diesel hidrolik, dan 15 unit kereta penumpang spesifikasi komuter dengan nilai kontrak 485 juta peso Filipina. Seluruh sarana perkeretaapian yang dipesan PNR ini akan memiliki desain yang sama dengan kereta-kereta yang beroperasi di Indonesia. KRD pesanan PNR berbasis dari KRL seri EA203 milik Railink dan KRDE seri ME204 milik KAI. Sementara itu lokomotif pesanan PNR berbasis dari CC300. Sedangkan kereta penumpang pesanan PNR merupakan versi komuter dengan tiga pasang pintu dari kereta new image dan stainless steel milik KAI. (RED/BTS/MPF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: