KRL Seri 205 Wajah Marchen Diuji Cobakan (Lagi)

wajah marchen
KRL seri 205 rangkaian eks KeYo M35 yang sudah menggunakan cow catcher seusai uji coba sertifikasi, Selasa (9/10)

(10/9) – KRL seri 205 dengan wajah cerita peri (Marchen) kembali diuji cobakan. Uji coba kali ini merupakan uji coba sertifikasi bersama Kementerian Perhubungan. Uji coba ini merupakan tahap terakhir sebelum rangkaian KRL bisa naik status menjadi siap operasi dan melayani penumpang.

Adalah rangkaian eks KeYo M35 yang membuka program sertifikasi KRL seri 205 pengiriman ke-5. Uji coba sertifikasi ini dilakukan dengan rute yang sedikit lebih panjang dari uji coba internal, yaitu Depok-Jakarta Kota-Bogor-Depok.

Rangkaian eks KeYo M35 diberangkatkan dari Depok pada sekitar pukul 9:50 menuju Jakarta Kota. Dikarenakan uji coba dilakukan ke Jakarta Kota, maka sudah pasti KLB uji coba ikut terkena antrean KA di Stasiun Gambir. Meskipun dijadwalkan untuk sampai Bogor, namun kenyataannya uji coba hanya sampai di Depok dan selanjutnya pulang ke Dipo Depok.

Sementara itu, rangkaian eks KeYo M64 rencananya akan diuji cobakan lusa (12/9). Kemudian, rangkaian-rangkaian berwajah biasa dari pengiriman ke-5 yang akan mengisi uji coba selanjutnya.

Berbeda dengan saat uji coba internal, pada uji coba sertifikasi ini rangkaian-rangkaian wajah Marchen telah menggunakan cow catcherCow catcher yang digunakan merupakan buatan lokal dengan bentuk seperti cow catcher KRL seri 205 yang ada di Indonesia. Penggunaan cow catcher ini membuat KRL seri 205 wajah Marchen terlihat seperti KRL seri 205 Marchen yang pernah beroperasi di jalur Keiyo, meskipun berasal dari jalur Musashino.

wajah marchen
KRL seri 205 rangkaian eks KeYo M35 ketika melakukan uji coba internal tanpa cow catcher (29/8)

Seperti rangkaian-rangkaian KRL seri 205 dari jalur Musashino lainnya, kelima rangkaian yang terdiri dari dua rangkaian wajah Marchen ini akan dijadikan rangkaian formasi 12 kereta (SF12). Namun, rangkaian eks KeYo M35 sepertinya harus melakukan putar haluan rangkaian terlebih dahulu sebelum bisa dijadikan SF12. Ini dikarenakan posisi haluannya yang berbeda sendiri dengan rangkaian-rangkaian lainnya.

Kira-kira, bagaimana formasi rangkaian wajah Marchen ketika sudah menjadi SF12? (RED/MPF)

loading...

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: