Rangkaian KRL Formasi 12 Kereta Ditambah Lagi

formasi 12 kereta
KRL seri 205 rangkaian BOO33 (kiri) yang baru menjadi rangkaian formasi 12 kereta dengan KRL seri 205 rangkaian BUD74+30 di Stasiun Jakarta Kota, Sabtu (8/9)

(10/9) – Kereta Commuter Indonesia (KCI) kembali menambah jumlah rangkaian formasi 12 kereta (SF12) pada Minggu (1/9) yang lalu. Penambahan ini dilakukan dengan mengubah susunan 3 rangkaian KRL seri 205 jalur Musashino formasi 8 kereta.

Ketiga rangkaian tersebut adalah rangkaian BOO33 (eks KeYo M24, eks YaTe 33), BOO44 (eks KeYo M3, eks YaTe 44), dan BUD48 (eks KeYo M7, eks YaTe 48). Ketiga rangkaian ini merupakan rangkaian KRL seri 205 subseri 5000 dengan propulsi VVVF dan perangkat auxiliary campuran antara main generator (MG) dan static inverter (SIV). Rangkaian BOO33 menjadi rangkaian SF12 penuh, sedangkan rangkaian BOO44 dan BUD48 menjadi rangkaian 4+8.

Susunan rangkaian BOO33, BOO44, dan BUD48 sebelum menjadi SF12

Pengubahan formasi dilakukan dengan cara yang sama dengan rangkaian BUD43 dan BUD50+57 yang telah terlebih dahulu diubah menjadi SF12 pada Mei lalu. Dua rangkaian yang dibentuk diseragamkan perangkat auxiliary-nya untuk memudahkan perawatan, di mana rangkaian BOO33 seluruhnya menggunakan SIV, sedangkan rangkaian BOO44+BUD48 yang sejak Sabtu (8/9) telah menjadi BUD44+48 seluruhnya menggunakan MG. Selain itu, susunan rangkaian juga dibuat estetik dengan mengurutkan nomor kereta motor dan kereta pengikut dari urutan terkecil hingga urutan terbesar.

Susunan rangkaian BOO33 dan BUD44+48 setelah menjadi SF12

Rangkaian BUD44+48 telah beroperasi sejak Senin (2/9) lalu. Sementara rangkaian BOO33 yang masih belum berubah menjadi BUD33 mulai beroperasi pada sehari setelahnya (3/9). Perubahan formasi rangkaian BOO33 dan BUD44+48 menjadikan jumlah rangkaian formasi 12 kereta (SF12) yang dimiliki KCI sebanyak 26 rangkaian.

Sementara itu, rangkaian formasi 10 kereta (SF10) berkurang menjadi 42 rangkaian di mana sebelumnya adalah 44 rangkaian. Pengurangan jumlah ini dikarenakan KRL seri 1000 rangkaian 1080F dan KRL seri 5000 rangkaian 5817F yang masing-masing dua keretanya dilepas dan usianya dirumorkan sudah tinggal menghitung hari kembali menjadi rangkaian formasi 8 kereta (SF8) hingga akhir hayatnya. Jumlah rangkaian SF8 sendiri kini sebanyak 34 rangkaian, belum termasuk 5 rangkaian KRL seri 205 jalur Musashino yang tiba di Jakarta pada HUT RI ke-74 (17/8) lalu.

Rangkaian BOO33 dan BUD44+48 saat selesai dirakit menjadi SF12 | foto: Istimewa

Menurut informasi yang kami terima, KCI menargetkan menambah jumlah rangkaian SF12 hingga 32 rangkaian per Oktober 2019 mendatang. Penambahan jumlah ini akan dilakukan dengan mengubah susunan 9 rangkaian KRL seri 205 jalur Musashino lainnya menjadi 6 rangkaian SF12. Penambahan ini dilakukan untuk memenuhi target KCI menambah atau mengoperasikan lebih banyak KRL SF12 di jalur-jalur seperti Cikarang, Tangerang, dan Rangkasbitung.

Selain menambah jumlah rangkaian SF12, KCI juga rencananya akan mulai menormalisasi rangkaian SF12 dan SF10 yang formasinya sementara dipotong mulai Oktober mendatang. (RED/MPF)

loading...

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: