Perjalanan Kereta Api di Pesisir Timur Jepang Lumpuh Akibat Topan Faxai

Penumpang yang menumpuk di Stasiun Shinjuku akibat tidak dioperasikannya layanan kereta api sebagai dampak dari Topan Faxai yang menerpa pesisir timur Jepang | Japan Today

[9/9]. Perkeretaapian di pesisir timur Jepang lumpuh total akibat Topan Faxai yang menerpa wilayah tersebut sejak Minggu malam waktu setempat. Seluruh perjalanan kereta api komuter maupun kereta bawah tanah dari semua perusahaan dihentikan operasionalnya akibat badai ini.

Sebagai contoh JR East. Dilansir dari website informasi layanan JR East, traininfo.jreast.co.jp, seluruh layanan kereta api di pesisir timur Jepang dihentikan operasionalnya akibat badai ini. Selain JR East, Keisei Railway juga menutup operasional kereta apinya selama badai. Di Jalur Keisei Railway Sky-access jalur tertutup atap bangunan dan pohon tumbang akibat badai.

Sedangkan operasional Shinkansen sendiri masih beroperasi normal. Dihentikannya operasional kereta api menyebabkan penumpukan penumpang terjadi di sejumlah stasiun. Sebagian besar penumpang yang merupakan pekerja yang hendak berangkat ke kantor terjebak di stasiun.

Sebagian di antaranya memilih moda transportasi lainnya seperti taksi untuk menuju ke tempat kerja. Di Chiba, Stasiun Higashi Chiba mengalami kerusakan cukup parah akibat Topan Faxai. Atap kanopi stasiun terbang dan menutupi jalur sehingga Jalur Utama Sobu terpaksa ditutup. Lalu lintas kereta api berangsur pulih Senin siang setelah rintang jalan selesai dibersihkan.

Atap Stasiun Higashi Chiba yang terbang ditiup angin dalam Badai Faxai pada Minggu malam | CNN

Tak hanya mengganggu operasional kereta api, Topan Faxai juga menyebabkan 100 penerbangan di seluruh bandara di sekitar Tokyo dibatalkan. Akibatnya sebanyak 6800 penumpang terjebak di Bandara Internasional Narita karena tidak adanya penerbangan dan kereta api menuju Tokyo dihentikan operasionalnya. Pelayaran di Pelabuhan Tokyo juga dihentikan akibat gelombang tinggi sebagai dampak dari badai ini.

Topan no. 15 Faxai menerpa pesisir timur Jepang pada Minggu malam waktu setempat. Hujan disertai angin kencang dengan kecepatan mencapai 200 km/jam menerpa beberapa wilayah di timur Jepang. Akibat badai ini sebanyak 3 orang tewas, 40 orang terluka. Selain itu, lebih dari 150.000 orang diungsikan di Prefektur Kanagawa, Prefektur Shizuoka, dan Tokyo.

(RED/BTS)

CNN

Japan Today

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: