Terlalu Mahal, Pemkot Bandung Batalkan Tender LRT Dengan SMRT

Rangkaian LRT Palembang di Stasiun Polresta | Foto: Irfan Ghani

[15/10]. Pemerintah Kota Bandung membatalkan tender proyek pembangunan Jalur LRT Bandung fase 1 Dago – Leuwipanjang yang sebelumnya dimenangkan oleh operator kereta api asal Singapura, SMRT.

Saat ini tender dengan SMRT tengah memasuki tahap terminasi atau pembatalan. Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Asep Kurnia mengatakan alasan dibatalkannya tender dengan SMRT adalah karena sejumlah hal yang dirasa kurang pas. Termasuk tarif yang ditetapkan terlalu mahal.

Dirinya mengatakan dari kajian yang dilakukan seharusnya tarif yang dibebankan kepada masyarakat Rp 6000, namun karena tidak ada bantuan pemerintah tarifnya membengkak hingga Rp 90.000.

Selain itu tidak adanya perkembangan yang berarti semenjak dimenangkannya SMRT dalam tender membuat Pemkot Bandung terpaksa membatalkan tender proyek LRT Bandung fase 1. Asep mengatakan pihaknya akan segera bertemu dengan pihak SMRT untuk membahas pembatalan ini.

Setelah dibatalkan, selanjutnya Kementerian Keuangan akan melakukan review sebelum lelang tender ulang dibuka. Selain itu Asep mengatakan pihaknya akan mengajukan Viability Gap Fund (VGF) atau dana talangan kepada pemerintah pusat supaya proyek ini tetap bisa terus berjalan.

Meski demikian, nantinya SMRT akan mengerjakan proyek LRT Bandung fase 2 Cimahi – Gedebage. Ditargetkan pembatalan dan tender ulang dapat tuntas sebelum 2020.

(RED/BTS)

Detik

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: