1 Desember LRT Jakarta Resmi Beroperasi dan Berbayar

lrt jakarta diundur
LRV seri 1100 LRT Jakarta rangkaian 1103F dan 1104F di Stasiun Velodrom

[21/11]. Setelah hampir 2 tahun lamanya menjalani uji coba terbuka dan terus ditunda pengoperasiannya, akhirnya kini ada kepastian kapan LRT Jakarta akan resmi beroperasi dan berbayar. Mulai 1 Desember 2019 perjalanan LRT Jakarta akan resmi beroperasi dan dikenai tarif Rp 5000 sekali jalan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirut LRT Jakarta Wijarnako dalam konferensi pers yang dilakukan di Stasiun Velodrome pada Kamis (21/11) sore.

Jajaran direksi LRT Jakarta (dari kanan ke kiri) Dirut LRT Wijarnako, Direktur Operasional dan Teknik Indarto Wibisono, Direktur Keuangan dan Bisnis Rudi Hartono | BTS

“Mohon kerjasamanya pada semua, mulai 1 Desember LRT Jakarta beroperasi secara reguler”, terang Wijarnako.

Dirinya mengatakan dalam perjalanan menuju Velodrome ia sempat bertanya pada penumpang yang biasa naik LRT untuk mengantarkan ke sekolah dan bertanya soal rencana operasi komersil. Dirinya sempat khawatir LRT ditinggal pengguna karena berbayar.

“Waktu perjalanan ke sini saya ketemu ibu-ibu nganter anak ke sekolah. Saya tanya tanya apa biasa ibu naik LRT? Dia jawab iya. Saya sempet khawatir waktu mau menerapkan kebijakan berbayar”, tambah Wijarnako.

Nantinya akan disediakan tiket harian berjaminan yang sistem dan kebijakannya masih digodok. Untuk saldo minimal sendiri ditetapkan Rp 5000. Kecuali jika hendak melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta melalui gate terintegrasi, saldo kartu minimal Rp 8500.

Dalam konferensi pers ini dijelaskan mengenai rencana fase 2. Rencananya fase 2A Boulevard Utara – Jakarta International Stadium akan dikerjakan terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan agar JIS bisa memenuhi standar FIFA di mana stadion harus terhubung dengan angkutan umum.

Untuk fase 2B Velodrome – Manggarai sendiri akan dikerjakan setahun setelah fase 2A mulai dikerjakan. Nantinya Stasiun LRT Manggarai akan terintegrasi dengan Stasiun Sentral Manggarai dan Terminal Manggarai.

Dishub DKI menargetkan LRT Jakarta dapat mengangkut 14.000 penumpang sehari. Namun LRT sendiri menargetkan hanya 7000 penumpang sehari.

(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: