KRDI Non-AC Telah Dimodifikasi Menjadi ber-AC dan Diujicobakan

KRDI Prameks eks Madiun Jaya yang telah di-ACnisasi saat ujicoba | Foto: Angin Elandajagat

[23/11] Kabar gembira untuk para pengguna setia KRD Prambanan Ekspres (Prameks). Pasalnya, sebagian dari rangkaian KRD Prameks yang masih non-AC mulai di-ACnisasi, dengan salah satunya yaitu rangkaian KRDI eks Madiun Jaya telah selesai prosesnya. Program ACnisasi seluruh KRD Prameks ini sejalan dengan apa yang KAI Daop 6 terangkan ke media Oktober lalu. Kala itu, pihaknya menargetkan pada akhir tahun seluruh rangkaian KRD Prameks telah ber-AC, sejalan dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap KRD ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Terdapat beberapa perubahan pada saat dilakukan modifikasi pada rangkaian bernomor K3 3 09 17 hingga 20 ini. Pertama yaitu tentu saja penambahan AC dengan boks AC sebanyak dua unit di tiap atap keretanya. Saking besarnya, unit AC ini dijuluki oleh sebagian railfans sebagai “peci”. Lalu kedua, untuk menambah catu daya untuk menghidupkan AC, salah satu kereta kabinnya yaitu K3 3 09 17 diberi genset tambahan. Hal ini jauh berbeda dari KRDI buatan 2011 ke atas yang sejak awal ber-AC, di mana genset tambahannya berada di kolong kereta tengah. Sebagai konsekuensinya, ruang penumpang di kereta kabin berkurang 1/2 kereta, sehingga SF efektif dari rangkaian ini menjadi 3 1/2 kereta saja.

Selain itu, sejalan dengan program KAI, livery dari rangkaian KRDI ini juga diperbaharui. Untuk kasus ini, liverynya menjadi mengikuti KRDI eks Way Umpu dengan beberapa perbedaan. Yang paling mencolok adalah, di bagian muka, di mana KRDI eks Madiun Jaya yang telah di-ACnisasi justru menjadi warna putih. Tidak seperti pada KRDI eks Way Umpu yang muka bagian tengahnya tidak diubah warnanya.

Keadaan terakhir rangkaian KRDI Prameks eks Madiun Jaya saat sebelum ACnisasi sebagai perbandingan dengan keadaan sekarang.

Setelah dilakukan modifikasi, rangkaian KRDI ini kemudian diujicobakan pada hari Rabu dan Jumat ini. Belum diketahui kapan rangkaian ini kembali berdinas reguler. Meskipun rangkaian ini kemudian ditambah stiker “KA BIAS” (KA Bandara Internasional Adi Sumarmo), tidak menutup kemungkinan rangkaian ini justru berdinas kembali sebagai KRD Prameks. Hal ini berkaca pada rangkaian KRDI eks Way Umpu yang awalnya dialokasikan untuk cadangan bandara namun akhirnya sempat didinaskan menjadi KRD Prameks.

KRDI Prameks eks Madiun Jaya yang telah di-ACnisasi setelah diberi stiker “KA BIAS” | Foto: Oktavino Hiu Adi Tirtayasa
KRDE non-AC Prameks. Saat ini rangkaian ini juga sedang menjalani proses ACnisasi

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima Tim REDaksi, KRDE non-AC Prameks juga telah masuk Balai Yasa Yogyakarta untuk ACnisasi. Akan tetapi, belum diketahui kapan KRDE ini kapan keluar ataupun seperti apa modifikasi yang dilakukan terhadap rangkaian ini. Mari kita tunggu saja kapan KRDE ini keluar kembali dalam wujud yang baru, menyusul KRDI yang telah sukses di-ACnisasi ini. (RED/IHF)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

One thought on “KRDI Non-AC Telah Dimodifikasi Menjadi ber-AC dan Diujicobakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×