Transjakarta Hentikan Sementara Operasional Bus Zhong Tong PPD Akibat Tayangan Tak Senonoh

Penampilan eksterior armada Transjakarta Zhongtong operator PPD.

[13/11]. Baru beberapa minggu beroperasi di jalanan Jakarta, Transjakarta menghentikan sementara operasional bus Zhong Tong PPD setelah viralnya video layar PID menayangkan tayangan tak senonoh di media sosial.

Dilansir dari rilis PPD melalui akun media sosial resminya, penarikan dilakukan pada semua bus Zhong Tong PPD yang beroperasi di sejumlah koridor. PPD dan Transjakarta sendiri mengonfirmasi pihaknya belum memasang konten pada PID yang terpasang di bus.

View this post on Instagram

Jakarta, 12 November 2019. Menanggapi penayangan video yang beredar di media sosial dan media online atas pemutaran video yang tayang pada sebuah videotron di armada bus gandeng milik Perum PPD yang beroperasi di beberapa koridor TransJakarta. Perum PPD selaku pihak mitra operator bus pada PT. Transjakarta dapat menjelaskan kepada masyarakat dan pengguna layanan TransJakarta atas ketidaknyamanan dari hal yang terjadi. Perum PPD menegaskan bahwa PT. Transportasi Jakarta sampai dengan saat ini belum pernah memasang atau memutar iklan yang terpasang di setiap videotron bus milik Perum PPD. Kelalaian penayangan video ini merupakan kesalahan dan tanggungjawab operator Perum PPD. Video yang terputar tersebut merupakan konten bawaan dari pabrik dalam videotron yang merupakan bagian dari fitur bus, operator tidak melihat keseluruhan konten yang ada di dalam video tersebut. Pande Putu Yasa selaku Direktur Utama Perum PPD memberikan tanggapan mengenai kejadian tersebut “Terkait kelalaian yang telah terjadi,Perum PPD telah mengambil langkah-langkah atas hal tersebut dengan menghapus seluruh konten yang terpasang pada videotron di setiap bus. Operator juga tengah melakukan pemeriksaan apakah ada atau tidaknya tindak kesengajaan dalam penayangan video pada videotron dan kemungkinan adanya pelanggaran diluar SOP yang telah ditetapkan perusahaan dan juga kami telah menghimbau kepada seluruh pramudi armada bus gandeng milik Perum PPD untuk tidak mengaktifkan videotron tersebut sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian.” Untuk itu Perum PPD memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian dan ketidaknyamanan yang terjadi kepada pihak-pihak yang telah dirugikan khususnya PT. Transportasi Jakarta serta masyarakat DKI Jakarta pada umumnya, kedepannya Perum PPD akan melakukan pengawasan yang lebih ketat mengenai fungsi yang ada di setiap bus milik Perum PPD, kami mengharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali #perumppd #ppdbangkit

A post shared by PERUM PPD (@perumppd) on

Mengenai konten yang terputar di dalam bus, pihak PPD mengatakan konten tersebut merupakan bawaan pabrik. Direktur Utama PPD Pande Putu Yasa mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan investigasi untuk melihat ada tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.

Pande juga mengatakan pihaknya tengah menghapus konten yang disimpan di dalam komputer bus. Penarikan akan dilakukan hingga penghapusan konten selesai dilakukan pada semua bus

Sebelumnya pada Selasa kemarin, beredar rekaman video yang menunjukan layar PID pada bus Zhong Tong PPD menayangkan video klip dengan konten vulgar saat bus penuh dengan penumpang. Kejadian tersebut terjadi di bus dengan nomor lambung PPD-0742 yang beroperasi di Koridor 1 Blok M – Kota.

(RED/BTS)

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: