Rangkaian KAIS 4 Mulai Menampakan Diri

Rangkaian KAIS 4 saat menjalani uji dinamis kecil di area Balai Yasa Pengok kemarin sore | picture by: Gandung Podomoro

[6/12]. Meski pembuatannya sempat menuai kontroversi di kalangan pecinta kereta api, proyek KAIS 4 tetap berlanjut bahkan saat ini rangkaiannya sudah menampakan bentuknya. Kamis (5/12) malam, rangkaian KAIS 4 menjalani uji dinamis kecil di jalur uji Balai Yasa Pengok.

Uji dinamis kecil ini sendiri terlambat cukup lama dari yang seharusnya dilakukan pada siang hari namun baru dilakukan setelah malam menjelang. Tidak diketahui apa penyebab dari terlambatnya uji dinamis kecil KAIS 4 di Balai Yasa Pengok. Dari foto dan video yang diunggah oleh sejumlah pecinta kereta api, terlihat adanya perubahan desain yang membuat KAIS 4 berbeda dari KAIS-KAIS sebelumnya.

Bagian depan KAIS 4 dibuat lancip untuk memberikan kesan aerodinamis pada bagian depan kereta. Jendela depan kereta juga dibuat lebih lebar untuk membuat pandangan ke depan jauh lebih luas. Posisi lampu depan kereta tidak diubah yakni tetap berada di bagian atas kereta.

Desain dari KAIS 4 sendiri mengingatkan kita pada rangkaian KAIS dengan lebar sepur 1435 mm buatan INKA yang dikirimkan ke Sulawesi Selatan. Hanya bedanya, pada KAIS 4 sambungan kereta dibuat terbuka, tidak tertutup seperti pada KAIS buatan INKA di Sulawesi Selatan.

Rangkaian KAIS dengan lebar sepur 1435 mm saat stabling di kawasan Barru | Online24jam.com

Untuk liverinya sendiri, muka kereta diberi warna hitam, biru, dan putih. Sedangkan bagian bodinya diberi warna putih dengan striping hitam, oranye, dan biru yang memanjang di sepanjang kereta. Tulisan “Kereta Inspeksi” dengan logo KAI di sampingnya tertera di samping kereta paling depan dan belakang.

Pembuatan KAIS 4 sendiri sempat menuai kontroversi dan perdebatan di kalangan pecinta kereta api. Bagaimana tidak? KAIS 4 menjadi KRD modifikasi terpanjang yang pernah dibuat yakni terdiri atas 5 kereta, mengalahkan Rail Library + Rail Clinic 4 yang hanya terdiri dari 4 kereta.

Tak hanya stamformasinya yang panjang, rangkaian yang digunakan pun juga menimbulkan kontroversi yakni menggunakan rangkaian KRD cadangan Batara Kresna dan KRD Komuter Surabaya yang sebenarnya masih digunakan.

Rencananya KAIS 4 akan menjalani uji dinamis di lintas dalam waktu dekat. Belum diketahui kapan rangkaian KAIS 4 akan mulai digunakan untuk inspeksi.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×