KAI dan MRT Jakarta Tandatangani MOU Pembentukan Perusahaan Konsorsium

Dirut KAI dan Dirut MRT saat menandatangani nota kesepahaman pembentukan PT MITJ | BTS

[10/1]. PT KAI dan MRT Jakarta menandatangani nota kesepahaman pembentukan perusahaan konsorsium serta perjanjian kerjasama pemataan stasiun antara Pemprov DKI Jakarta dan PT KAI. Penandatanganan dilakukan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta pada Jumat (10/1) pagi tadi.

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut head of agreement yang ditandatangani di Balaikota Jakarta pada Desember lalu. Penandatanganan dilakukan oleh Dirut KAI Edi Sukmoro, Dirut MRT Jakarta Wiliam Sabandar, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan disaksikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Perusahaan konsorsium ini diberi nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ). Nantinya perusahaan ini akan mengelola 72 stasiun di seluruh Jabodetabek, menciptakan sistem integrasi antar moda, hingga ke depannya mengoperasikan sarana.

Kepemilikan saham mayoritas dipegang oleh KAI yakni sebanyak 60 persen. Pemprov DKI mendapatkan saham sebanyak 40 persen.

Untuk tahap awal, nantinya akan dibangun prasarana integrasi di 4 wilayah dengan stasiun besar seperti Senen, Juanda, Sudirman, dan Tanah Abang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan kerjasama ini dapat meningkatkan kerjasama antar instansi. “Integrasi ini harus dilakukan sebagai ikhtiar bersama antar 3 badan yakni MRT Jakarta, PT KAI, dan Pemprov DKI Jakarta”, ujar Anies.

Dirinya juga berharap pembentukan MITJ dapat membuat transportasi umum di Jakarta bisa selevel dengan negara-negara maju. “Harapannya transportasi Jakarta akan menjadi transportasi kelas dunia,” kata Anies

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan hadirnya MITJ merupakan hasil sinergi antara BUMN dan Kememhub dengan Pemprov DKI Jakarta. “Kita contohkan hari ini (MITJ), tidak mungkin ini tanda tangan kalo tidak ada teamwork antara Gubernur DKI, Menteri Perhubungan, saya (Menteri BUMN) ataupun timnya MRT, KAI, dan lain-lain”, ujar Erick.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×
%d blogger menyukai ini: