Revitalisasi Stasiun Bekasi, Perlintasan Jalan Perjuangan Ditutup Permanen

Stasiun Bekasi dilihat dari udara. Tampak di tengah gambar adalah Perlintasan Jalan Pahlawan yang akan ditutup. Sedang flyover di gambar adalah flyover Summarecon Bekasi

[9/1] Setelah pada November lalu layout revitalisasi Stasiun Bekasi diungkapkan, kali ini terdapat kabar baru berupa perlintasan Jalan Perjuangan yang akan terdampak pembangunan. Perlintasan ini berpotensi ditutup setelah revitalisasi Bekasi usai pada 2021 mendatang karena tidak dapat dibangunkan underpass ataupun fly over.

Dilansir dari Tempo, hal ini diungkapkan oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto. Ia mengatakan hal ini disebabkan oleh elevasi dan lahannya tidak dimungkinkan. Ia mempertanyakan mau turun di mana jika lokasi tersebut dibangunkan flyover. Sebagai pengganti, pihaknya akan memaksimalkan penggunaan Jalan Agus Salim. Menurutnya perlintasan di jalan ini potensial untuk dibangun flyover karena merupakan jalan akses terdekat menuju Jalan Perjuangan.

Sebagai informasi, perlintasan Jalan Perjuangan ini letaknya persis di sebelah timur Stasiun Bekasi. Perlintasan ini banyak dikenal oleh railfans sebagai “PJL 78”, sesuai nomor resmi perlintasan PT KAI.

Skema pembangunan flyover ini rencananya akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Kerjasama ini disebutkan sudah pernah dilakukan saat pembangunan flyover di Summarecon Bekasi. Direncanakan flyover ini akan turun di kawasan Patal.

Sementara itu, Kepala Infrastruktur dan Perencanaan Wilayah (IPW) di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bekasi, Erwin Ginda menjelaskan akan ada empat perlintasan lagi yang ditutup. Yaitu di Jalan Pahlawan, Jalan Ampera, Jalan Muhammad Yamin, dan Jalan Agus Salim. Alasan rencana penutupan ini adalah karena intensifnya lalu lintas KRL Commuter Line Bekasi – Cikarang dan menjadi rencana jalur KA Semicepat Jakarta – Surabaya. Sebagai gantinya, pihaknya akan meminta Pemerintah Pusat untuk membangunkan flyover(RED/IHF)

loading...

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: