Berita KAIndonesia

Kerjasama Dengan Korea, LRT Bali Akan Dibangun Pada 2020

lrt jakarta diundur
LRV seri 1100 LRT Jakarta rangkaian 1103F dan 1104F di Stasiun Velodrome

[22/1]. Mimpi hadirnya ular baja di Pulau Dewata akan segera terwujud. Pemerintah akan membangun Jalur LRT Bali pada 2021 mendatang. Pembangunan jalur ini nantinya akan melibatkan investor asal Korea Selatan, Korea Rail Network Authority (KRNA) dan Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND).

Kepastian diberikan setelah kontraktor proyek jalur ini yakni Nindya Karya dan kedua perusahaan tersebut menandatangani nota kesepahaman pada Selasa (21/1) kemarin.

Jalur LRT ini nantinya akan membentang sejauh 4,75 kilometer dari Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga Kuta. Trasenya sendiri akan segaris dengan jalan penghubung Kuta – Bandara. Meski berupa LRT, jalur LRT Bali nantinya akan berbeda dengan LRT Palembang, Jabodebek, maupun Jakarta.

Jika jalur LRT Palembang, Jabodebek, dan Jakarta dibangun elevated atau layang, jalur LRT Bali rencananya akan dibangun di bawah tanah. Dirut Nindya Karya Haedar A. Karim mengatakan kepada CNN Indonesia pembangunan jalur di bawah tanah dilakukan atas permintaan Angkasa Pura yang menginginkan LRT menjadi moda utama antar-jemput penumpang di bandara serta untuk mengurangi kemacetan di jalan raya.

Rencananya jalur LRT Bali akan mulai dibangun pada Juni 2020 mendatang. Dengan menelan anggaran sebesar Rp 5 triliun, ditargetkan jalur LRT Bali akan rampung dalam waktu 1,5 hingga 2 tahun.

(RED/BTS)


Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Donasi yang Anda berikan sangat membantu kami untuk terus beroperasi dan meningkatkan kualitas informasi yang kami sajikan. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer di bawah ini

donasi Trakteer

Tinggalkan komentar...

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×