Wapres Inspeksi ke Kulon, Rombongan KAIS Dapat Sorakan Dari Penumpang

KAIS 4 yang ikut dalam rombongan VVIP pengangkut Wakil Presiden saat melintas langsung Stasiun Sudimara | pict: Mochamad Ridwan SR

[30/1]. Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Lebak pada Kamis (30/1). Kunjungan kerja dilakukan wapres untuk meninjau kondisi pengungsi dan lokasi banjir bandang. Untuk menuju ke sana, wapres menggunakan rangkaian KAIS 4 menuju Rangkasbitung lalu melanjutkan perjalanan menuju lokasi.

Sayangnya kunjungan ini tidak sepenuhnya disambut baik oleh masyarakat terutama penumpang Commuter Line Lintas Kulon. Perjalanan KAIS 4 yang pulang dari Rangkasbitung mendapatkan sorakan  dari penumpang Commuter Line Lintas Kulon di Stasiun Tanah Abang.

Dalam video yang diunggah oleh sejumlah akun Twitter dan Instagram, terlihat hampir seluruh penumpang yang sebagian besar adalah karyawan yang hendak pulang ke rumah kompak menyoraki KAIS 4 yang melintas. Mereka kesal lantaran perjalanan Commuter Line tertahan akibat KAIS yang melintas hingga 1 jam lamanya.

Meski demikian Ma’ruf Amin sendiri tidak naik dan turun di Stasiun Tanah Abang melainkan di Stasiun Kebayoran sehingga ketika rangkaian KAIS 4 disoraki penumpang rangkaian hanya berisi kru kereta, keamanan, dan pejabat KAI saja.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidowi memohon maaf atas terganggunya perjalanan di Lintas Kulon akibat kunjungan Wapres menggunakan KAIS. Kepada Kumparan ia mengatakan tertahannya perjalanan tak bisa dihindari karena mengikuti protokoler yang sudah diatur negara.

Meski demikian, dirinya menambahkan pihaknya sudah berusaha untuk meminimalisir gangguan perjalanan selama kunjungan Wapres dengan mengikuti protokoler yang berlaku.

Kunjungan Wapres ke Lebak menggunakan dua rangkaian KAIS yakni KAIS 3 sebagai pengawal dan KAIS 4 sebagai rangkaian utama.

(RED/BTS)

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×