Kembali SF12, KRL Seri 203 Rangkaian BUD2 Diujicobakan

krl 203 bud2
KRL seri 203 rangkaian BUD2 melintas langsung Stasiun Depok menuju Bogor di bawah derasnya hujan | foto: Yogatama Prasetyo

(14/2) – KRL seri 203 rangkaian BUD2 diujicobakan di jalur utama dan kembali ke formasi 12 kereta (SF12). Rangkaian ini menjadi satu dari dua rangkaian KRL pertama yang menjalani program perawatan akhir lengkap (PAL) tahun 2020.

BUD2 sebelumnya menjalani PAL terakhir di bulan April 2017 atau dua tahun dan sembilan bulan yang lalu. Rangkaian ini sempat mengalami dua kali pemotongan formasi menjadi 8 kereta (SF8), yaitu pada tahun 2018 yang kemudian kembali menjadi SF12 lagi di tahun yang sama, dan pada 20 Mei 2019 lalu. Setelah dipotong pada 20 Mei 2019 lalu, rangkaian ini belum pernah kembali lagi menjadi SF12 hingga akhirnya masuk ke dalam Balai Yasa Manggarai pada akhir Desember 2019 lalu.

Ujicoba dilangsungkan pada rute Manggarai-Bogor PP tepat di hari kasih sayang ini. Rangkaian diberangkatkan dari Manggarai sekitar pukul 10:30 WIB menuju Bogor. Cuaca hujan mewarnai jalannya uji coba mulai dari Depok hingga Bogor di siang hari ini. Setelah ujicoba, rangkaian akan dievaluasi sebelum dapat kembali melayani penumpang.

KRL seri 203 rangkaian BUD2 sewaktu dipotong menjadi SF8 di tahun 2019
KRL seri 203 rangkaian BOO106 menjadi satu-satunya rangkaian KRL seri 203 formasi panjang yang masih dipotong dan belum kembali normal | Litbang RED

Dengan kembalinya BUD2 menjadi SF12, maka satu-satunya KRL seri 203 formasi panjang yang sementara dipotong dan belum kembali normal tinggallah BOO106 yang memiliki formasi baku SF10. Rangkaian BOO106 menjalani PAL pada pertengahan 2018, dan dipotong menjadi SF8 sejak Desember 2018 lalu.

Meskipun sempat kembali menjadi SF10 dengan meminjam dua kereta dari BOO108 (SF8), namun BOO106 kembali dipotong menjadi SF8 pada 2019 lalu dan belum kembali menjadi SF10 hingga kini. Apakah segera setelah BUD2 kembali menjadi SF12, BOO106 akan kembali menjadi SF10? (RED/MPF)

Iklan dari Mitra

—————–

Terima kasih sudah mempercayakan kami sebagai referensi berita perkeretaapian Anda. Dengan misi sebagai media perkeretaapian yang independen dan faktual, RE Digest hingga saat ini beroperasi dengan biaya pribadi dari masing-masing Tim REDaksi.

Oleh karena itu, kami meminta sedikit bantuan: hanya dengan Rp 5000 tiap bulannya, Anda sudah membantu kami untuk tetap beroperasi dan menjadi lebih baik. Sampaikan dukungan dan donasi Anda melalui link Trakteer kami di bawah ini.

donasi Trakteer

Muhammad Pascal Fajrin

A kid from yesterday, today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×