Jalur Padang – Pulau Air Diujicoba Dengan Lokomotif dan KRDE

Rangkaian KRDE BIM saat menjalani uji lintas di Stasiun Pulau Air | credit: KPKD2SB

[8/3]. Setelah menjalani masa konstruksi selama hampir 2 tahun lamanya, Jalur Padang – Pulau Air akhirnya mulai diujicoba menggunakan sarana kereta api. Uji lintas dilakukan pada Sabtu (7/3) kemarin menggunakan lokomotif BB 303 84 07 dan rangkaian KRDE.

Uji lintas dilakukan di hari yang sama namun pada waktu yang berbeda. Uji lintas menggunakan lokomotif BB 303 84 07 dilakukan pada pagi hari di mana lokomotif berjalan dari Padang ke Pulau Air sejauh 3 kilometer dan kembali lagi.

Lokomotif BB 303 84 07 saat melakukan uji lintas Padang – Pulau Air | credit: KPKD2SB

Uji lintas menggunakan rangkaian KRDE dilakukan pada malam hari setelah operasional KA Minangkabau Express selesai. Rutenya pun sama seperti uji lintas dengan lokomotif. Ini merupakan kali pertama kereta api kembali tiba di Stasiun Pulau Air setelah hampir 43 tahun mati.

Stasiun Pulau Air (atau Pulau Aie) pertama kali beroperasi pada tanggal 1 Juli 1891 oleh  Staatsspoorwegen ter Sumatra’s Westkust (SSS) sebagai bagian dari proyek jalur kereta api yang menghubungkan Teluk Bayur dan Sawahlunto. Stasiun ini ditutup sekitar tahun 1977. Setelah ditutup kondisi Stasiun Pulau Air terbengkalai dan tidak terawat.

Dilansir dari Antara, Kepala Balai Teknik Perkeretapian Wilayah Sumatera bagian barat Suranto mengatakan rencananya Stasiun Pulau Air akan mulai beroperasi pada 12 Maret 2020 mendatang. Rencananya KA Minangkabau Express akan diperpanjang relasinya menjadi Pulau Air – Padang – Duku – BIM.

Dengan diaktifkannya kembali Stasiun Pulau Air diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat yang hendak menuju Mentawai melalui Pelabuhan Teluk Bayur.

(RED/BTS)

Tinggalkan komentar...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

×
%d blogger menyukai ini: